Breaking News

Tragedi Banjir Bandang di Pesisir Selatan, Sumatera Barat: 16 Meninggal Dunia, Pencarian Korban Masih Berlanjut

Banjir bandang di Pesisir Selatan, Sumatera Barat menyebabkan 23 kematian, dengan 16 korban ditemukan tewas dan 7 lainnya masih dalam pencarian

D'On, Pessel (Sumbar),-
Kepedihan melanda Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), dengan kabar menyedihkan bahwa 16 korban telah kehilangan nyawa mereka akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Padang mengkonfirmasi bahwa tujuh orang masih belum ditemukan dalam upaya pencarian yang berlanjut.

Menurut Kepala Kantor SAR, Abdul Malik, upaya penyelamatan telah dilakukan di Kecamatan Koto Sabaleh, Tarusan, di mana delapan korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan warga setempat. Namun, tiga korban lainnya masih terkendala dalam proses pencarian. Tim SAR terus berjuang keras di sepanjang sungai Batang Tarusan dalam upaya menemukan korban yang masih hilang.

Abdul juga mengungkapkan bahwa di Langgai, Nagari Gantiang Mudiak Utara, Kecamatan Sutera, terdapat 10 korban akibat longsor. Enam di antaranya telah ditemukan, sementara empat lainnya masih dalam pencarian intensif.

"Di Kecamatan Lengayang, seorang balita juga menjadi korban tewas akibat banjir. Selain itu, satu orang ditemukan meninggal di Desa Lumpo, Kecamatan Bayang," ujarnya pada Sabtu (9/3/2024).

Meskipun sejumlah korban telah berhasil dievakuasi, kondisi jalur menuju Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, masih memperlihatkan tantangan. Kendaraan roda dua dan roda empat kini dapat melintas, namun dengan sistem buka tutup karena jalan masih tergenang lumpur. Pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati dalam melintas. 

(*)

#Peristiwa #BanjirBandang #PesisirSelatan #Sumbar