Breaking News

Tentara Israel Dikecam karena Video yang Mengolok-olok Krisis Gaza

Pasukan Israel 

D'On, London (Inggris),-
Sebuah video kontroversial yang diunggah oleh tentara Israel ke media sosial menjadi sorotan publik pada hari Kamis (14/3/2024). Video tersebut menampilkan kehancuran yang melanda Gaza, disertai dengan latar belakang lagu yang mengejek, memicu kemarahan dan kecaman luas dari pengguna internet.

Rekaman tersebut menampilkan gambaran kehancuran di Gaza, dengan kobaran api, kebakaran, dan bangunan yang hancur, sambil didukung oleh musik dengan lirik yang mengejek. Sebagian besar pengguna internet mengecam tindakan tersebut sebagai tidak manusiawi dan pengecut, sementara yang lain mendesak adanya intervensi internasional.

Menurut Younis Tirawi, seorang jurnalis independen yang meliput politik dan keamanan di wilayah Palestina, video tersebut adalah bagian dari serangkaian tindakan oleh tentara Israel untuk mencari perhatian publik. Menurutnya, video semacam itu sering diunggah langsung oleh pasukan Israel untuk menciptakan efek sensasional di media sosial.

Sebuah artikel di publikasi Israel N12 awal bulan ini melaporkan bahwa pasukan di garis depan menggunakan ponsel mereka untuk merekam video semacam itu, yang kemudian dibagikan ke akun media sosial pribadi mereka. Sikap seperti ini disebut telah menyebabkan kerusakan besar pada masyarakat dan menjadi arena propaganda di luar negeri.

Klip video yang diunggah pada Kamis adalah yang terbaru dari serangkaian video serupa yang telah beredar online, semuanya memicu kemarahan jutaan pengguna. Sebelumnya, pada bulan Januari, seorang tentara pertahanan Israel memposting video di TikTok yang menunjukkan pembakaran rumah di kamp pengungsi Al-Boreij di Gaza, disertai dengan lagu yang memiliki konotasi rasis.

Tidak hanya itu, sebuah video menunjukkan tentara Israel membuat lelucon tentang berhubungan seks di pantai Gaza juga menyulut kontroversi. Akibat video ini, tentara Israel terkena sanksi dari komandannya.

Baru-baru ini, seorang sersan Israel memposting video yang mengejek warga Palestina yang diusir dari Rafah, menggunakan lagu anak-anak sebagai musik latar. Juru bicara tentara Israel mengecam perilaku tersebut, menyatakan bahwa tindakan itu tidak mencerminkan nilai-nilai IDF.

Dalam sebuah pernyataan, IDF menegaskan bahwa mereka telah bertindak dan terus bertindak untuk mengidentifikasi kasus-kasus tidak biasa yang menyimpang dari standar perilaku yang diharapkan dari tentara IDF. Mereka menyatakan bahwa kasus-kasus tersebut akan diarbitrase, dan tindakan komando yang signifikan akan diambil terhadap tentara yang terlibat.

Penyelidikan BBC pada bulan Februari menemukan bahwa video yang menampilkan tahanan Gaza yang ditelanjangi, diikat, dan ditutup matanya, difilmkan dan diunggah oleh tentara Israel, berpotensi melanggar hukum internasional. Hal ini menunjukkan dampak serius dari perilaku semacam itu dalam konteks konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

(*)

#PerangGaza #Peristiwa #TentaraIsrael #Internasional