Breaking News

Hamas: 7 Tawanan Gaza Meninggal dalam Serangan Udara Israel

Tal Goldstein Almog (9) dan saudaranya Gal (11) bermain bersama setelah mereka dibebaskan oleh Hamas dan tiba di pangkalan militer Hatzerim di Israel pada Minggu, 26 November 2023.

D'On, Gaza,-
Juru Bicara Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata milisi Hamas, Abu Ubaida pada Jumat (1/3/2024) menyatakan, sebanyak tujuh sandera di Gaza tewas akibat pengeboman Israel. Namun, ia tidak memberikan perincian terkait kapan sandera yang dibawa Hamas setelah menyerang Israel selatan pada 7 Oktober 2023, ini tewas.

Abu Ubaida dalam pernyataan di Telegram menyatakan, jumlah sandera yang tewas akibat operasi militer Israel di Gaza kini telah melebihi 70 tawanan.

Para pejabat Israel menolak menanggapi pesan publik Hamas mengenai para sandera, dan menganggapnya sebagai perang psikologis. Diketahui, serangan mendadak Hamas ke Israel selatan telah menewaskan 1.200 orang dan menyandera 250 lainnya. 

Israel kemudian melakukan pembalasan, dan menggempur Gaza, yang menurut otoritas kesehatan di wilayah Palestina tersebut, telah menyebabkan 30.000 warga Palestina tewas.

Selama gencatan senjata seminggu pada akhir November, Hamas membebaskan lebih dari 100 sandera Israel dan warga asing yang disandera. Sebagai gantinya, Israel membebaskan sekitar 240 warga Palestina dari penjara,

Hamas pada awal perang mengancam akan mengeksekusi sandera sebagai pembalasan atas serangan militer Israel. Pihak Israel menuduh Hamas telah mengeksekusi setidaknya dua sandera yang ditemukan tewas oleh militernya.

(*)

#Gaza #Hamas #KonflikIsraelHamas #Internasional