Diduga Berbuat Mesum di Depan Masjid, Pemobil Kabur saat Tepergok Warga, Videonya Beredar Luas

Dirgantaraonline.co.id,- Beredar luas video mobil Fortuner ngacir saat didatangi seorang warga menjadi perbincangan warganet. Pasalnya, pengendara mobil tersebut diduga berbuat mesum di halaman parkir masjid.


Video tersebut diunggah kembali oleh akun @lambe_turah di jejaring media sosial Instagram pada Jumat (28/01/2022).

Diduga Lakukan Hal Tak Senonoh Depan Masjid

Rekaman video tersebut memperlihatkan pelataran masjid yang luas di suatu daerah. Dalam rekaman itu, terlihat sebuah mobil Fortuner berwarna hitam terparkir dan berdiam diri tepat di depan masjid.

Menurut keterangan si pengunggah video, pengendara mobil itu diduga melakukan hal mesum. Lalu, warga yang curiga dengan hal tersebut kemudian menghampiri mobil itu.

Seorang warga laki-laki pun berjalan ke arah mobil dengan maksud memergoki mereka. Pria itu kepo lalu berdiri di samping mobil. Dia pun menempelkan kepalanya dengan niat mengintip isi dalam mobil tersebut.

Pria itu berdiri di samping mobil dengan cukup lama. Namun, tiba-tiba saja mobil itu mundur dan kabur meninggalkan masjid tersebut. Sang pria yang mengetahui hal tersebut sempat berjalan mengikuti kepergian mobil itu, namun sayangnya tidak terkejar.

Klarifikasi Pemilik Mobil

Rekaman video berikutnya menampilkan klarifikasi dan penjelasan seorang ibu-ibu yang diduga sebagai pemilik mobil tersebut.

Dari hasil penelusuran pada Jumat (28/01/2022) dalam video itu pemilik mobil tersebut mengaku hanya sebatas mengobrol saja dengan kenalannya dan membahas sesuatu hal tentang peminjaman.

Ibu itu turut menjelaskan mengapa dirinya kabur saat didatangi warga. Dia mengaku takut karena didatangi seorang laki-laki asing yang tak dikenalnya.

Hal itu membuatnya sangat terkejut dan dia pun langsung memundurkan mobilnya serta meninggalkan kawasan masjid tersebut.

Hingga berita ini tayang, belum diketahui dimana lokasi kejadian dan penjelasan lebih detail dari pihak-pihak terkait


(Suara)

Powered by Blogger.