Fakta Mengejutkan, Pengakuan Pelempar Bom Molotov di Masjid Jakarta Barat

D'On, Jakarta,- Simak fakta mengejutkan, pengakuan pelempar bom molotov di Masjid Cengkareng, tanda-tanda orang gila?

Jamaah masjid dihebohkan dengan meledaknya bom molotov saat menjalankan Sholat Isya.

Sontak, warga langsung menangkap pelaku pelempar bom molotov di salah satu masjid di Jakarta Barat, ini.

Sebelum polisi datang, warga sempat menanyai pelaku tersebut, dan mendapatkan pengakuan mengejutkan.

Warga dihebohkan dengan pelemparan bom molotov ke sebuah masjid di kawasan Jl Kamal Raya Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (26/12/2020) malam.

Tak lama setelah pelemparan bom molotov, warga mengamankan pelaku berinisial D (56).

Berdasarkan rilis yang diterima pelaku memberi pengakuan aneh saat diinterogasi warga.

Pria paruh baya itu mengaku hanya ingin membersihkan badannya yang kotor.

Dalam video, terdengar sejumlah pria mencoba mengulik informasi dari D.

"Lepas enggak nih? Ini masa udah banyak," kata seorang pria dalam video.

"Kalau dilepas pasti mati, disuruh sama siapa?"

Pelaku mengaku tak disuruh siapapun.

Ia menyebut hanya ingin membersihkan badannya dengan bensin.

Namun, alasannya itu tak dapat diterima warga.

"Saya enggak disuruh siapa-siapa, saya cuma mau bersihin badan bang," kata pelaku.

"Badan saya kotor, saya mau bersihin."

Warga malah menduga pelaku hanya berpura-pura gila.

"Enggak nyambung, bersihin badan masa pakai bensin," kata warga.

"Udah enggak nyambung ini, udah enggak jelas."

"Dia udah berlagak gila, udah jadi gila dia," lanjutnya.

Selain menginterogasi, warga juga menemukan KTP pelaku.

Dalam KTP itu, tertulis pelaku berasal dari wilayah Tangerang.

Pelaku juga lahir di Tangerang pada 16 April 1964 silam.

Sementara itu, aksi pelaku pelempar bom molotov terekam CCTV masjid.

Video detik-detik pelemparan bom molotov diunggah oleh akun Instagram @harycops, Minggu (27/12/2020).

Dalam video itu, tampak jamaah masjid tengah bersiap-siap menjalankan ibadah salat.

Tampak, sejumlah jamaah tengah mengambil wudhu saat kejadian.

Hingga pada akhirnya, pelaku langsung melempar bom molotov ke arah masjid.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Saat api bom molotov berkobar, tampak jamaah masjid panik.

Sejumlah jamaah berusaha menyemalatkan diri.

Namun, tampak pula jamaah menyelamatkan sepeda motor yang terparkir tak jauh dari bom molotov meledak.

Dalam caption unggahannya, akun @harycops menyebut pelaku kini sudah diamankan di Polres Jakarta Barat.

Masjid Al Istiqomah di Jalan Kamal Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, dilempar bom molotov pada Sabtu (26/12/2020) malam.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @ jakarta.terkini, tampak bom molotov dilempar dari jalan menuju halaman masjid.

Disebutkan juga, pelemparan terjadi sekitar pukul 19.38 WIB atau menjelang para jemaat menunaikan shalat isya.

Polisi berhasil mengamankan satu pelaku dari kejadian tersebut.

Pelaku merupakan warga Jatimulya, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

"Betul, diamankan. Pelaku langsung dibawa ke Polres Jakarta Barat," Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Arnold Simanjuntak saat dimitai konfirmasi, Minggu (27/12/2020) pagi.

Hingga kini, pelaku masih dalam proses pemeriksaan.

"Motif masih diselidiki. Pemeriksaan masih dilaksanakan di Polres Jakarta Barat," kata Arnold.

"Saat ini pelaku sudah diamankan oleh personel Polsek Cengkareng dan akan ditangani Polres Jakbar," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi di Jakarta, Sabtu malam.

Menurut rekaman kamera pengintai CCTV yang beredar di media sosial Instagram @jakarta.terkini, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.39 WIB.

Pada saat jamaah berdatangan untuk menunaikan shalat Isya, tiba-tiba bom dilemparkan melewati bagian pagar masjid, lalu masuk ke halaman masjid.

Seorang jemaah masjid hampir menjadi korban sasaran bom molotov yang melesat dari luar masjid itu.

Jamaah kemudian melihat terduga tersangka dan menginterogasi, namun pria tersebut tampak mengelak.

Hal itu membuat keributan dan kerumunan terjadi sebelum datang anggota Polsek Cengkareng mengamankan pria tersebut.

Hingga kini, belum diketahui motif tersangka dalam pelemparan bom molotov tersebut. "Kita masih dalam pendalaman," ujar Arsya.


(***)

No comments

Powered by Blogger.