![]() |
| Polisi Sikat Narkoba Tanpa Ampun, Tiga Pemuda Digelandang dalam Sehari di Kabupaten Pesisir Selatan |
D'On, Pesisir Selatan — Perang terhadap narkoba di Kabupaten Pesisir Selatan kian panas. Dalam rentang waktu kurang dari 12 jam, Satresnarkoba Polres Pesisir Selatan menggulung tiga pemuda yang diduga terlibat dalam peredaran barang haram jenis sabu dan ganja di lokasi berbeda.
Penangkapan pertama terjadi Kamis sore (30/4) sekitar pukul 17.30 WIB. Seorang pria berinisial AR (27) tak berkutik saat disergap aparat di dekat jembatan Kampung Batang Silaut, Nagari Muara Sakai, Kecamatan Pancung Soal. Saat hendak diamankan, tersangka sempat membuang satu paket kecil sabu yang dibungkus timah rokok ke tanah namun upayanya sia-sia. Petugas sigap mengamankan barang bukti beserta satu unit ponsel Oppo warna hitam miliknya.
Aksi penangkapan ini turut disaksikan perangkat nagari setempat, mempertegas komitmen polisi dalam menjalankan penindakan secara terbuka dan akuntabel.
Belum genap sehari, operasi kembali berlanjut. Sekitar pukul 23.00 WIB, dua remaja berinisial PA (17) dan FM (17) dibekuk di Kampung Sumedang, Nagari Nyiur Melambai, Kecamatan Ranah Pesisir. Dari tangan keduanya, polisi menyita paket ganja kering ukuran sedang yang dibungkus kertas nasi, satu paket kecil ganja dalam plastik bening, dua unit ponsel, satu sepeda motor Yamaha Mio tanpa plat nomor, serta uang tunai Rp22.000.
Ketiganya kini meringkuk di Mapolres Pesisir Selatan. Polisi tengah mendalami kemungkinan jaringan yang lebih luas di balik peredaran narkotika tersebut.
Kasatresnarkoba AKP Hardi Yasmar, S.H., menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku narkoba di wilayah hukumnya. “Ini bukan sekadar penangkapan, ini peringatan keras. Kami akan kejar sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.
Langkah tegas ini menjadi bukti nyata bahwa aparat tidak main-main dalam membersihkan Kabupaten Pesisir Selatan dari ancaman narkoba demi menjaga generasi muda dan memastikan keamanan daerah tetap terjaga.
(Mond)
#Narkoba #Daerah #KabupatenPesisirSelatan
