Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

VIRAL! Pamen Polda Sumut Diduga Terseret Narkoba, Langsung Diseret ke Patsus Dalih Penyamaran Dipertanyakan

30 April 2026 | April 30, 2026 WIB Last Updated 2026-04-30T16:02:36Z

Tangkapan layar video viral Kompol DK teler usai menghisap vape narkoba.



D'On, Medan — Gerak cepat ditunjukkan Polda Sumatera Utara. Video viral yang diduga menampilkan seorang Perwira Menengah (Pamen) berinisial Kompol DK terkait penyalahgunaan narkotika langsung direspons tanpa kompromi. Oknum tersebut kini resmi “dikandangkan” di Penempatan Khusus (Patsus).


Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan langkah tegas ini diambil demi menjaga marwah institusi sekaligus membuka jalan bagi pemeriksaan intensif.


“Yang bersangkutan sudah kami tempatkan di Patsus untuk mempermudah proses pendalaman,” tegas Ferry, Kamis (30/4/2026).


Dalam pemeriksaan awal, Kompol DK tak mengelak. Ia mengakui sosok dalam video itu adalah dirinya. Namun, ia mencoba memberi pembelaan: peristiwa tersebut diklaim terjadi pada 2025 saat dirinya tengah menjalankan operasi penegakan hukum narkotika dengan melibatkan informan.


Dalih ini justru memantik tanda tanya besar.


“Yang bersangkutan berdalih itu bagian dari penyelidikan. Tapi apakah sesuai SOP atau tidak, masih kami dalami,” lanjut Ferry.


Meski begitu, Polda Sumut tak hanya bicara soal hukum, tetapi juga etika. Aksi yang terekam dalam video dinilai mencoreng norma kepatutan yang wajib dijaga setiap anggota Polri  apapun alasannya.


Untuk menguji klaim tersebut, Propam langsung bergerak dengan pembuktian ilmiah. Hasil tes urine Kompol DK dinyatakan negatif. Namun, hasil tes darah dan rambut masih dalam proses analisis laboratorium forensik.


Langkah berikutnya tak kalah serius. Penyidik akan memanggil sejumlah saksi yang muncul dalam video guna mengurai kronologi sebenarnya apakah ini murni penyamaran atau justru pelanggaran serius.


Polda Sumut pun membuka pintu transparansi. Tak ada ruang aman bagi pelanggaran.


“Kalau terbukti melanggar, baik disiplin maupun kode etik, pasti kami tindak tegas,” tegas Ferry.


Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat diminta tidak berspekulasi liar dan menunggu hasil resmi gelar perkara.


Namun satu hal sudah jelas: kasus ini menjadi ujian serius bagi integritas internal Polri apakah benar ini operasi senyap, atau justru skandal yang tak bisa lagi ditutupi.


(L6)


#Narkoba #Polri #PoldaSumut


×
Berita Terbaru Update