D'On, Pesisir Selatan - Setelah sempat mengundang tanda tanya besar di tengah masyarakat, Polres Pesisir Selatan akhirnya berhasil mengungkap identitas mayat perempuan yang ditemukan di tepi Sungai Batang Tarusan, Nagari Barung-Barung Balantai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.
Proses pengungkapan identitas dilakukan secara intensif dan profesional di Kamar Jenazah RSUD M. Zein Painan, Rabu malam (4/2/2026), sekitar pukul 20.00 WIB. Tim gabungan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Pesisir Selatan bersama Pamapta I, dengan pendampingan dokter umum RSUD M. Zein Painan, bekerja hingga malam hari untuk memastikan identitas korban secara akurat.
Tim identifikasi dipimpin langsung oleh Kanit Pamapta I, Ipda Andre Purnama Putra, SH, didampingi Kaur Identifikasi Aipda Rudi Kurniawan, SH, beserta anggota. Dalam proses tersebut, petugas melakukan serangkaian pemeriksaan visum luar serta pencocokan data menggunakan perangkat identifikasi wajah. Penelusuran juga diperluas melalui media sosial, berdasarkan petunjuk awal yang dihimpun dari warga sekitar lokasi penemuan jenazah.
Kerja teliti aparat akhirnya membuahkan hasil. Identitas korban dipastikan sebagai WS (36), seorang perempuan kelahiran Karawang, 26 November 1989. Korban diketahui beragama Islam dan berstatus sebagai ibu rumah tangga. Alamat terakhir korban tercatat di Dusun Karang Anyar RT 012/003, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Untuk memperkuat kepastian identitas, polisi juga mendata sejumlah ciri khas pada tubuh korban. Di antaranya, tato bergambar bunga di mata kaki kiri, tato di punggung kanan, serta tato bergambar love di bagian pinggul kiri. Selain itu, korban mengenakan cincin di jari manis tangan kiri dan memakai celana jeans bermerek Martin saat ditemukan.
Usai identitas dipastikan, Unit Identifikasi Satreskrim Polres Pesisir Selatan langsung bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Polres Karawang guna menelusuri keberadaan dan menghubungi pihak keluarga korban di Kecamatan Klari.
Pihak kepolisian memastikan seluruh rangkaian proses identifikasi berjalan dalam kondisi aman dan terkendali. Namun demikian, misteri di balik kematian korban belum sepenuhnya terjawab. Hingga kini, aparat kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap penyebab pasti kematian WS, termasuk menelusuri kemungkinan adanya unsur tindak pidana.
Kasus ini pun masih menjadi perhatian publik, seiring upaya kepolisian mengurai jejak terakhir korban sebelum ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Batang Tarusan.
(KP)
#Daerah #KabupatenPesisirSelatan #Peristiwa #PenemuanMayar
