-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Prabowo: 99,99 Persen Program Makan Bergizi Gratis Berhasil, Jangkau 60 Juta Penerima dan Ciptakan 1 Juta Lapangan Kerja

03 February 2026 | February 03, 2026 WIB Last Updated 2026-02-03T05:56:38Z

Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) pemerintah pusat dan pemerintah daerah tahun 2026 di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor. (Tangkapan Layar YouTube Kemendagri RI)



D'On, Sentul, Jawa Barat – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara statistik dan empiris harus dinyatakan berhasil. Program unggulan pemerintah ini telah berjalan lebih dari satu tahun dan menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat, mulai dari anak-anak sekolah, ibu hamil, hingga ibu menyusui di seluruh Indonesia.


Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).


60 juta dalam 1 tahun 4 bulan atau 5 bulan. Tidak ada yang menduga kita mampu, tidak ada yang menduga,” ujar Prabowo di hadapan para kepala daerah, menteri, dan pimpinan lembaga negara.


Menurut Presiden, capaian tersebut merupakan bukti bahwa program MBG mampu dijalankan secara masif di tengah berbagai tantangan, mulai dari kondisi ekonomi global hingga kompleksitas distribusi logistik di wilayah kepulauan.


Menjawab Keraguan Publik Sejak Awal


Prabowo mengungkapkan bahwa sejak program MBG diluncurkan, tidak sedikit pihak yang meragukan keberhasilannya. Bahkan, kata dia, ada prediksi bahwa program ini akan gagal dan memicu berbagai persoalan, termasuk potensi keracunan massal akibat distribusi makanan dalam skala besar.


Namun, Prabowo menegaskan bahwa fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya. Ia membandingkan jumlah kasus keracunan yang terjadi dengan total makanan yang telah dibagikan kepada masyarakat.


“Kita makan di restoran paling mahal di Jakarta saja ada yang keracunan. Kalau kita jumlahkan berapa ribu yang keracunan dibandingkan berapa miliar makanan yang sudah kita bagi, statistiknya adalah 0,008 atau 0,007,” jelasnya.


Dari perhitungan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa 99,99 persen pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis harus dinyatakan berhasil.


Artinya apa? Artinya 99,99 usaha MBG harus dinyatakan berhasil,” tegasnya, disambut tepuk tangan peserta Rakornas.


Dorong Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja


Tak hanya berdampak pada perbaikan gizi masyarakat, Prabowo menyebut program MBG juga memberikan kontribusi nyata terhadap penciptaan lapangan kerja nasional. Hingga saat ini, telah beroperasi 22.275 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah, dengan 13.829 dapur lainnya masih dalam proses penilaian.


“Dengan kondisi sekarang saja, hari ini MBG telah ada dapur SPPG yang sudah operasional 22.275 dapur. Dalam proses penilaian 13.829 dapur,” ungkap Prabowo.


Ia merinci, setiap dapur SPPG rata-rata mempekerjakan sekitar 50 orang tenaga kerja yang digaji setiap hari. Dengan demikian, hanya dari dapur yang telah beroperasi saat ini, program MBG telah menciptakan sekitar 1 juta lapangan kerja langsung.


22 ribu kali 50 orang. Ini adalah satu juta orang yang bekerja dan digaji setiap hari,” katanya.


Target 82 Juta Penerima hingga Akhir 2026


Ke depan, Presiden menargetkan cakupan Program Makan Bergizi Gratis terus diperluas. Hingga Desember 2026, pemerintah menargetkan 82 juta penerima manfaat, seiring dengan bertambahnya jumlah dapur SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia.


Dengan capaian tersebut, Prabowo memperkirakan jumlah lapangan kerja yang tercipta akan melonjak signifikan, mencapai 3 hingga 5 juta orang.


Kalau kita sampai 82 juta penerima, kita akan menciptakan 3 sampai 5 juta lapangan kerja,” ujarnya optimistis.


Tegaskan Pendekatan Kerja Nyata


Di akhir pidatonya, Prabowo menyinggung masih besarnya kebutuhan masyarakat terhadap lapangan kerja. Namun, ia menekankan bahwa persoalan tersebut tidak akan selesai hanya dengan kritik tanpa solusi.


“Kalau kita teriak, teriak, teriak, kita mencela, mencela, mencela, menghardik, tidak akan tercipta,” kata Prabowo.


Ia menegaskan bahwa pemerintah memilih pendekatan kerja nyata dan hasil terukur.


Saya buktikan kepada saudara-saudara, Prabowo Subianto sebagai Presiden RI, saya telah menghasilkan 1 juta lapangan kerja, hanya dari MBG,” pungkasnya.


(L6)


#Nasional #MakanBergiziGratis

×
Berita Terbaru Update