D'On, Padang — Komandan Kodim (Dandim) 0312/Padang, Letkol Inf Ferry Adianto, S.I.P., M.H.I., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan, Kamis (15/1/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan TNI dengan unsur adat dan masyarakat, sekaligus membahas rencana strategis pendirian Markas Kodam (Makodam) XX Tuanku Imam Bonjol di wilayah Kota Padang.
Dalam kunjungan tersebut, Dandim 0312/Padang hadir bersama jajaran Kodim dan didampingi oleh Danramil Lubuk Kilangan serta Danramil Pauh–Kuranji, Kapten Afrizal Chan. Rombongan disambut dengan penuh kehangatan oleh Ketua KAN Lubuk Kilangan, Armansyah Datuak Gadang, beserta para Ninik Mamak dari enam suku yang ada di Nagari Lubuk Kilangan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah tokoh masyarakat setempat, di antaranya Nisfan Jumadil, Rabain Syukur, Bustami Munyar, Yanti Jeboh, dan Dodi P. Tanjung. Suasana silaturahmi berlangsung akrab dan sarat dengan semangat kebersamaan, mencerminkan kuatnya nilai adat dan musyawarah dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Ferry Adianto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas sambutan hangat dari KAN Lubuk Kilangan beserta seluruh unsur adat dan tokoh masyarakat. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi yang berkelanjutan antara TNI dan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas waktu dan penerimaan yang diberikan. Silaturahmi ini penting untuk memperkuat hubungan TNI dengan ninik mamak dan masyarakat, karena TNI tidak bisa terpisah dari rakyat,” ujar Letkol Inf Ferry Adianto.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 0312/Padang juga memaparkan rencana pendirian Markas Kodam XX Tuanku Imam Bonjol yang direncanakan berlokasi di bekas lahan PT Sumatex Subur, wilayah Nagari Lubuk Kilangan. Rencana ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan dan kesiapsiagaan wilayah Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.
Menanggapi hal tersebut, Ketua KAN Lubuk Kilangan, Armansyah Datuak Gadang, menyampaikan apresiasi yang tinggi dan dukungan penuh dari unsur adat terhadap rencana pendirian Makodam tersebut. Menurutnya, kehadiran Makodam di Lubuk Kilangan tidak hanya bernilai strategis bagi pertahanan negara, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.
“Kami dari Kerapatan Adat Nagari Lubuk Kilangan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan sangat setuju jika Makodam XX Tuanku Imam Bonjol didirikan di wilayah nagari kami. Ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bersama,” tegas Armansyah Datuak Gadang.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Lubuk Kilangan, Nisfan Jumadil. Ia menilai secara geografis wilayah Lubuk Kilangan sangat strategis, karena berada di kawasan perbukitan serta relatif aman dari ancaman bencana tsunami.
“Dilihat dari aspek geografis dan mitigasi bencana, Lubuk Kilangan sangat layak. Lokasinya jauh dari zona merah tsunami, sehingga lebih aman untuk fasilitas strategis seperti Makodam,” ungkap Nisfan Jumadil.
Sementara itu, Danramil Pauh–Kuranji Kapten Afrizal Chan, yang juga merupakan putra daerah Lubuk Kilangan, menilai rencana pendirian Makodam XX Tuanku Imam Bonjol di wilayah tersebut sebagai keputusan yang tepat dan visioner. Ia menekankan pentingnya pertimbangan keamanan jangka panjang dalam pembangunan fasilitas pertahanan.
“Sebagai warga Lubuk Kilangan, saya melihat wilayah ini sangat layak dan aman. Selain strategis, daerah ini juga relatif bebas dari ancaman tsunami, sehingga mendukung aspek keamanan dan kesiapsiagaan Kodam ke depan,” jelas Kapten Afrizal Chan.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang kokoh dalam memperkuat sinergi antara TNI, unsur adat, dan masyarakat Nagari Lubuk Kilangan. Dengan dukungan penuh dari ninik mamak dan tokoh masyarakat, rencana pembangunan Makodam XX Tuanku Imam Bonjol di Kota Padang diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat strategis bagi pertahanan negara serta kesejahteraan masyarakat setempat.
(HR)
#TNI #Padang
