Breaking News

Banjir Bandang Hantam Padang Panjang: Enam Terluka, Warga Masih Hilang


D'On, Padang Panjang - Deru galodo kembali datang seperti amarah alam yang tak sempat ditebak.
Sekitar pukul 11.30 WIB, Kamis (27/11/2025), banjir bandang menerjang kawasan Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah, memutus total jalur vital Padang–Bukittinggi dan menyeret warga ke dalam situasi darurat yang berlangsung cepat dan kacau.

Air bah bercampur material kayu, batu, dan lumpur meluncur deras dari arah hulu, menghantam permukiman dan badan jalan. Dalam hitungan detik, arus menenggelamkan suara warga yang tengah beraktivitas dan memaksa mereka berhamburan menyelamatkan diri.

Hingga laporan terakhir, sedikitnya enam warga mengalami luka-luka, sementara sejumlah orang masih dinyatakan hilang. Kondisi di lokasi kejadian masih labil; sebagian area hanya menyisakan serpihan bangunan, pecahan jembatan, dan tumpukan material yang menggunung.

Upaya Penyelamatan Berkejaran dengan Waktu

Tak lama setelah laporan pertama masuk, Tim SAR gabungan terdiri dari personel TNI, Polri, BPBD, Tagana, tenaga kesehatan, dan relawan berbagai organisasi langsung bergerak menuju titik bencana. Evakuasi berlangsung dalam kondisi sulit: arus susulan masih berpotensi turun, jarak pandang kerap tertutup debu lumpur, dan banyak jalan akses tersumbat batang serta bebatuan besar.

Sejumlah korban berhasil ditemukan dalam kondisi terluka dan segera dibawa ke fasilitas medis terdekat. Adapun pencarian korban hilang masih berlangsung hingga malam dengan metode penyisiran manual dan alat berat, terutama di sekitar alur sungai di bawah Jembatan Kembar, yang diperkirakan menjadi lokasi titik selip material galodo.

DAFTAR KORBAN LUKA YANG TELAH DIEVAKUASI

Dirawat di Rumah Sakit YARSI (5 orang)

  1. Syahroni (25), warga Jembatan Kembar
  2. Dede Anggraini (18), istri Syahroni
    • Keduanya terseret arus hingga beberapa meter sebelum berhasil diselamatkan warga.
  3. Fahri Saputra (15), Pelajar
    • Mengalami luka pada kaki akibat hantaman material kayu.
  4. Muhammad Farel (19), warga Payakumbuh
    • Luka robek di pipi kanan dan kaki kiri.
  5. Ilmi Yanti (45), warga Padang Pariaman
    • Ditemukan dalam kondisi lemah setelah sempat tertahan material lumpur.

Dirawat di RSUD Kota Padang Panjang (1 orang)

  1. Arman Arapika (45), Supir, warga Padang Pariaman
    • Korban mengalami trauma benturan saat mencoba menghindari arus yang datang mendadak.

Korban Meninggal Dunia Masih Dalam Identifikasi

Pihak berwenang juga melaporkan adanya korban meninggal dunia, namun proses identifikasi masih berlangsung. Material lumpur dan kayu yang menimbun sebagian wilayah menyulitkan pengangkatan jenazah, sehingga tim medis dan Inafis bekerja sangat hati-hati untuk memastikan identitas korban secara akurat.

Situasi Terkini di Lokasi Bencana

Hingga kini, akses Padang–Bukittinggi dinyatakan putus total. Arus kendaraan dialihkan ke jalur alternatif, sementara alat berat terus dikerahkan untuk membuka badan jalan. Warga sekitar masih dalam kondisi waspada karena hujan diperkirakan dapat turun kembali pada malam hingga dini hari.

Pemerintah Kota Padang Panjang mengimbau masyarakat di bantaran sungai dan lereng agar sementara waktu menjauhi alur sungai, terutama jelang cuaca tidak menentu.

(Mond)

#BanjirBandang #Galodo #KotaPadangpanjang Peristiwa