Breaking News

Perihal Meroketnya Suara PSI: Jokowi "Tanyakan ke Partai dan KPU"

Jokowi dan PSI (@rajaantoni)

D'On, Jakarta,-
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi fenomena lonjakan suara PSI dengan mengarahkan pertanyaan kepada partai tersebut dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini disampaikannya saat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Senin, 4 Maret 2024.

Menurut Jokowi, semua pihak yang ingin memahami lebih lanjut mengenai lonjakan suara PSI sebaiknya langsung menanyakan kepada PSI dan KPU. "Itu urusan partai, tanyakan ke partai," kata Jokowi. Kemudian, beliau menambahkan, "Tanyakan KPU."

Lonjakan Suara PSI Mendekati Ambang Batas Parlemen

Raihan suara PSI, yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep, putra dari Presiden Jokowi, mengalami lonjakan tajam dalam beberapa waktu terakhir. Suara partai ini bahkan mendekati ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Berdasarkan data real count KPU yang diumumkan di Sirekap pada Senin, 26 Februari 2024, pukul 06.00 WIB, PSI berhasil memperoleh 2.001.493 suara atau setara dengan 2,68 persen. Data ini merupakan hasil dari rekapitulasi suara di 530.776 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Lonjakan suara PSI terus berlanjut hingga Senin, 4 Maret 2023, pukul 10.25 WIB. Data terbaru dari 542.031 TPS menunjukkan PSI menerima 2.404.212 suara atau setara dengan 3,13 persen dari total suara.

Fenomena lonjakan suara PSI menarik perhatian publik karena tidak hanya mendekati ambang batas parlemen, tetapi juga karena keterlibatan putra Presiden dalam kepemimpinan partai tersebut. Keterangan dari Presiden Jokowi menegaskan pentingnya menanyakan langsung kepada partai dan KPU untuk memahami lebih dalam dinamika politik yang terjadi. Dengan perolehan suara yang terus meningkat, peran PSI dalam arena politik dapat menjadi subjek perbincangan yang menarik dalam waktu yang akan datang.

(*)

#PSI #KPU #Jokowi #Politik