Breaking News

Peneliti ESET Ungkap Ancaman Trojan VajraSpy dalam Aplikasi Obrolan Palsu

Ilustrasi Malware

Dirgantaraonline,-
Peneliti keamanan siber dari ESET telah mengungkapkan ancaman serius yang tersembunyi di dalam sejumlah aplikasi obrolan yang tampaknya tidak berbahaya. Namun, dalam sebuah temuan yang mengejutkan, mereka menemukan bahwa aplikasi-aplikasi tersebut sebenarnya menyimpan trojan berbahaya yang dikenal sebagai "VajraSpy." Trojans semacam ini dapat menyusup ke dalam perangkat pengguna dan melakukan berbagai kegiatan merugikan, termasuk merekam percakapan, mencuri informasi pribadi, dan bahkan memata-matai panggilan dan pesan.

Dilansir dari Gizchina, Rabu (7/2/2024), aplikasi-aplikasi ini menyamar sebagai platform sosial dan bahasa, memanfaatkan popularitas aplikasi sejenis yang meningkat. Namun, mereka memiliki tujuan yang jahat, yaitu untuk mencuri informasi sensitif dari pengguna tanpa disadari.

Aplikasi-aplikasi tersebut, yang menyamar sebagai platform sosial dan bahasa, memanfaatkan popularitas aplikasi sejenis untuk menarik pengguna. Namun, tujuan sebenarnya dari aplikasi-aplikasi palsu ini adalah untuk mencuri informasi sensitif dari pengguna tanpa sepengetahuan mereka.

Setelah berhasil terinstal, trojan VajraSpy memiliki kemampuan yang sangat mengkhawatirkan. Ini termasuk mencuri informasi kontak, file pribadi, merekam panggilan, mengambil foto secara diam-diam, dan bahkan menyusup ke platform populer seperti WhatsApp.

Meskipun upaya telah dilakukan untuk menghapus aplikasi-aplikasi berbahaya ini dari Google Play Store, masih ada potensi kerusakan bagi mereka yang tidak sengaja menginstalnya. Berikut adalah daftar lengkap aplikasi yang terinfeksi:

1. TikTalk

2. Privee Talk

3. Wave Chat

4. Glow Glow

5. NioNio

6. Let’s Chat

7. Quick Chat

8. Chit Chat

9. Hello Chat

10. Rafaqat News

11. Nidus

12. Meet Me

13. Yohoo Talk

Pengguna disarankan untuk waspada terhadap aplikasi-aplikasi yang mencurigakan dan memastikan untuk hanya mengunduh dari sumber yang terpercaya. Kesadaran akan ancaman keamanan siber semakin penting dalam era digital yang terus berkembang.

(*)

#Techno #Global