Breaking News

Puspomad Ungkap Sosok Ahon, Sipil yang Pakai Mobil Dinas TNI


D'On, Jakarta,- 
Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) mengungkap hasil penyelidikan terkait video viral mobil dinas TNI yang dipakai warga sipil. Warga yang memakai mobil dinas TNI itu diketahui bernama Suherman Winata alias Ahon.

"Bahwa Saudara Suherman Winata alias Ahon sudah dimintai keterangan di Mapuspomad dan kendaraan Fortuner pelat dinas nomor registrasi 3688-34 warna hijau army serta pelat nomor registrasi sudah diamankan," kata Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD (Danpuspomad) Letjen Dodik Widjanarko dalam keterangannya, Minggu (4/10/2020).

Dodik menjelaskan, mobil dinas TNI yang dipakai Ahon itu statusnya dipinjampakaikan kepada purnawirawan TNI AD Kolonel Cpm (Purn) Bagus Heru Sucahyo sejak 2017. Bagus selanjutnya akan diperiksa pada Senin besok.

"Terhadap Kolonel Cpm (Purn) Bagus Heru Sucahyo, karena berdomisili di Bandung, yang bersangkutan menyanggupi akan hadir pada hari Senin, tanggal 5 Oktober 2020, untuk dimintai keterangan serta memperlihatkan kelengkapan surat kendaraan (BPKB dan STNK)," kata Dodik.

Dia mengatakan pemberian izin pinjam pakai kendaraan dinas bagi purnawirawan tak melanggar peraturan. Namun kendaraan dinas tersebut tidak boleh digunakan pihak yang tak berhak.

Puspomad akan memberikan sanksi bila nantinya ditemukan pelanggaran hukum. "Apabila nanti dari semua hasil penyelidikan didapatkan suatu bukti awal pelanggaran hukum, akan diproses dengan tegas sesuai hukum yang berlaku," ungkap Dodik.

Sebelumnya diberitakan, di medsos ramai dibagikan video mengenai mobil yang mirip kendaraan dinas TNI AD dipakai warga sipil. Dalam video berdurasi 2 menit 8 detik yang beredar, tampak mobil dinas jenis SUV tersebut berpelat nomor 3688-34.

Mobil tersebut terparkir di sebuah warung makan masakan Padang. Namun belum diketahui lokasi pasti video ini diambil. Mobil itu dikendarai seorang pria yang mengenakan kemeja putih dan celana pendek.

Pria tersebut sempat mengaku dirinya anggota TNI aktif. Namun belakangan dia meralat pernyataannya setelah diminta menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) TNI.

sumber: detik.com