Sungguh Mencengangkan, Rp400 Miliar, Ada Kaitan dengan Kelompok Teroris?

D'On, Jakarta,- Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap sindikat peredaran narkoba jaringan Iran-Nigeria, dengan barang bukti 310 kilogram sabu-sabu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki aliran dana hasil penjualan narkoba jaringan tersebut.

Adapun 310 kilogram sabu-sabu tersebut memiliki nilai jual sekitar Rp400 miliar.

"Kami sedang selidiki. Apakah ini digunakan untuk kegiatan lain atau murni sindikat narkoba," kata Fadil saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (11/5) malam.

Menurut Fadil, sindikat narkoba bisa berkorelasi dengan jenis kejahatan lainnya.

"Bisa saja memiliki korelasi dengan kelompok teror, bisa saja kelompok kartel," ujar Fadil.

Sebelumnya, polisi menangkap dua pelaku sindikat narkoba jaringan tersebut. Keduanya berinisial NR dan HK.

Kedua pelaku ditangkap saat mengendarai mobil Daihatsu Grandmax bernomor polisi B 9418 CCD di daerah Gunung Sindu, Jawa Barat, pada Sabtu (8/5).

Ratusan kilogram sabu-sabu itu disimpan di dalam piston mobil tersebut. 

Barang haram itu berasal dari Iran, tetapi peredarannya dikendalikan oleh WN Nigeria yang tinggal di Indonesia.

Berdasarkan pengakuan tersangka NR, sabu-sabu tersebut dibawa dari Aceh ke Jakarta melalui jalur darat. Narkoba tersebut kemudian transit di Hotel N1. 

(jpnn)

No comments

Powered by Blogger.