Fakta Baru Anggota TNI Dikeroyok Mata Elang Jakarta, Mobil yang Dibawa Ternyata Nunggak 8 Bulan

D'On, Jakarta,- Penangkapan terhadap 11 mata elang alias debt collector dalam pengeroyokan Serda Nurhadi ternyata membuka fakta baru.

Mobil yang disopiri oleh Babinsa Semper Timur itu sempat dikerubungi puluhan mata elang di Tol Koja Barat, Jakart Utara.

Puluhan penagih utang itu melakukan hal tersebut karena mobil yang disopiri Serda Nurhadi diduga menunggak cicilan berbulan-bulan.

“Didapatkan informasi bahwa mobil jenis Honda Mobilio B 2638 BZK tersebut ada tunggakan kredit leasing Clipan selama delapan bulan,” kata Nasriadi kepada wartawan, Senin (10/5/2021).

Karena itu, pihak leasing memberikan kuasa kepada pihak ketiga untuk melakukan penarikan.

Yakni Clipan Finance ke PT Anugrah Cipta Kurnia Jaya yang selanjutnya memberikan kuasa kepada Hendry E. Leatomu untuk melakukan penarikan.

Hendry kemudian meminta bantuan kepada 10 orang rekannya.

“Adapun sebagai pemimpin dalam kelompok debt collector ini ialah saudara Hendry E. Leatomu,” jelas Nasriadi.

11 Mata Elang Diringkus

Tim gabungan Kodam dan Polda Metro Jaya mengamankan 11 orang debt collector pengepung Serda Nurhadi di gerbang tol Koja Barat, Jakarta Utara.

Itu menyusul video video penghadangan kendaraan Mobilio nopol B 2638 BZK putih yang dikemudikan anggota TNI AD yang berpakaian dinas PDL loreng di depan Gerbang Tol Koja Barat Jakarta Utara.

11 nama yang ditangkap itu antara lain YAKM, JAD, HHL, HEL, PA, GL, GYT, JT, AM, DS, dan HRL. Ke-11 orang ini ditangkap Minggu (9/5) sore.

Saat ini, ke-11 terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Utara.

“Tim gabungan Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya hari ini tepatnya pukul 15.00 WIB telah berhasil mengamankan 11 orang pelaku,” jelas Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS.

“Dan itu bentuk dari wujud sinergitas yang terjalin baik selama ini antara Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DKI Jakarta,” tambahnya lagi.

(ruh/pojoksatu)


No comments

Powered by Blogger.