Pemimpin Junta Militer Myanmar Tiba di Jakarta untuk Hadiri KTT ASEAN

D'On, Jakarta,- Pemimpin junta militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing dipastikan akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN atau ASEAN Leaders Meeting di Jakarta, Sabtu (24/4). Adapun KTT yang digelar tatap muka di tengah pandemi Covid-19 ini akan membahas krisis Myanmar.

Berdasarkan siaran pers Sekretariat Presiden, Jenderal Min Aung Hlaing tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten pada pukul 11.00 WIB. Dia disambut oleh Duta Besar Myanmar untuk Indonesia, Ei Ei Khin Aye dan Kepala Protokol Negara (KPN) Andy Rachmianto.

Jenderal Min Aung Hlaing dan delegasi terlebih dahulu menjalani PCR swab test dan penapisan kesehatan sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan. Hal ini juga dilakukan oleh para pemimpin dan delegasi negara-negara lainnya yang akan mengikuti ASEAN Leaders Meeting.

Setelah itu, dia meninggalkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju lokasi ASEAN Leaders' Meeting di Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta. Adapun KTT ASEAN akan dimulai pada pukul 14.00 WIB, dan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dipastikan hadir.

Sejumlah pemimpin negara ASEAN pun telah tiba di Indonesia sejak Jumat (23/4). Mereka antara lain, Perdana Menteri Vietnam Phạm Minh Chính, Sultan Brunei Darusalam Sultan Hassanal Bolkiah, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan ini merupakan pertemuan tatap muka pertama pemimpin negara ASEAN di tengah pandemi Covid-19. Kendati begitu, dia mengatakan ada tiga pemimpin negara ASEAN yang absen dalam pertemuan ini.

"Per saat ini, 3 pemimpin menyatakan tidak dapat hadir yaitu Thailand, Laos dan Filipina. PM Thailand menyampaikan permintaan maaf tidak dapat hadir karena situasi Covid di dalam negeri Thailand," jelas Retno dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat 23 April 2021.

Kehadiran PM Thailand diwakilkan oleh Menteri Luar Negeri Don Pramudwina. Sementara Presiden Laos, diwakilkan Menteri Luar Negeri Saleumxay Kommasith. Keduanya tiba di Indonesia pada Sabtu hari ini.

Menurut dia, pertemuan ini merupakan insiatif Indonesia dan merupakan tindak lanjut pembicaraan Presiden Jokowi dan Sultan Brunei Darusalam Sultan Hassanal Bolkiah selaku Ketua ASEAN. Jokowi sendiri berharap KTT ini dapat menghasilkan kesepakatan yang terbaik bagi Myanmar.

"Komitmen para pemimpin untuk bertemu secara fisik merupakan refleksi kekhawatiran yg dalam ASEAN terhadap situasi yang terjadi di Myanmar dan tekad ASEAN untuk bantu Myanmar keluar dari krisis ini," kata Retno.


(cob/mdk)


No comments

Powered by Blogger.