115 Pekerja Migran Ilegal di Perairan Asahan Diamankan TNI AL

D'On, Asahan (Sumut),- Sebanyak 115 pekerja migran diamankan petugas Pangkalan TNI Angkatan Laut Lantamal I Koarmada I, di perairan Pulau Jemur, Tanjung Balai, Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (13/3). Mereka melakukan perjalanan dari Malaysia tanpa dokumen resmi (ilegal).

Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory mengatakan, ratusan pekerja migran ilegal itu ditemukan di KM Sinar Utama dengan tiga anak buah kapal (ABK).


"115 Orang TKI ilegal yang terdiri dari 80 laki-laki, 31 perempuan, dan 4 balita diamankan Kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Lanal TBA di Perairan Pulau Jemur. Diduga pekerja migran ilegal Indonesia yang pulang dari Malaysia," kata Robinson, Minggu (14/3).

KM Sinar Utama serta tiga ABK yang membawa penumpang diduga pekerja migran ilegal Indonesia yang pulang dari Malaysia. Selanjutnya mereka dibawa ke Lanal Tanjung Balai Asahan guna diproses lebih lanjut.

"115 Orang itu selanjutnya diserahkan kepada kantor imigrasi Tanjung Balai Asahan setelah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dengan pengawalan Pomal Lanal serta Polresta Tanjung Balai. Sedangkan nahkoda, ABK serta kapal akan diproses lebih lanjut oleh Lanal Tanjung Balai Asahan," jelas Robinson.

Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I), Laksda TNI Abdul Rasyid mengatakan, patroli TNI AL hal rutin dilaksanakan terutama di tempat-tempat yang disinyalir menjadi jalur-jalur masuk tidak resmi (jalur tikus). Termasuk komoditas dari luar negeri, barang ilegal, bahkan narkoba serta penyelundupan pekerja migran ilegal yang terjadi di wilayah kerja Koarmada I

"TNI AL berperan aktif dalam membantu pemerintah guna melaksanakan percepatan penanganan Covid-19 terutama di wilayah perairan yang disinyalir masih terdapat penyelundupan pekerja migran ilegal melalui jalur laut," katanya. 

(mdk/did)

No comments

Powered by Blogger.