Gawat ! BNN Sebut Tren Peredaran Narkoba Meningkat saat Pandemi

D'On, Jakarta,- Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Drs. Arman Depari menyebutkan tren peredaran narkoba di Indonesia selama pandemi Covid-19 mengalami peningkatan.

Hal ini berdasarkan dari hasil penyitaan BNN dalam kurun waktu satu tahun saat pandemi Covid 19.

"Kurang lebih satu tahun ini pada kenyataannya kami melihat belum ada penurunan, bahkan kami melihat tren perkembangan yang meningkat terutama tentang kejadian-kejadian penyelundupan narkoba yang berhasil kami gagalkan," jelas Arman Depari, Rabu (24/2).

Arman menjelaskan, dalam kurun waktu dua bulan di 2021, BNN sudah menyita sabu-sabu dan ganja dengan berat masing-masing satu ton. Dia, mengatakan, hasil sitaan tersebut hanya berasal dari BNN dan belum digabungkan dengan hasil sitaan instansi lain seperti Bea Cukai dan pihak kepolisian.

"Ini baru dilakukan penyitaan oleh Badan Narkotika Nasional belum dijumlahkan dengan hasil sitaan oleh Bea Cukai dan kepolisian," lanjut Arman.

Pria lulusan Akpol 1985 ini juga menyebutkan, akan mendalami penyebab peningkatan jumlah peredaran narkoba selama masa pandemi covid 19.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional memperkirakan tren penyeludupan narkoba akan mengalami penuruan akibat pandemi Covid-19.

"Kami memperkirakan dengan berkurangnya transportasi, berkurangnya mobilitas masyarakat di seluruh dunia tren penyeledupan narkoba akan berkurang. Ternyata kasus narkotika tidak ada perubahan bahkan seperti yang saya sampaikan tadi meningkat," tutur Arman.


(jppn)

Powered by Blogger.