Melintasi Ladang, Petani ini Tewas Digancu Tetangganya

D'On, Langkat (Sumut),- Seorang pria di Langkat, Sumut, menyerang tetangganya dengan gancu atau tonjok sawit. Ayah sasarannya yang coba melerai pun jadi korban dan tewas dengan luka dari lengan tembus ke dada.

Berdasarkan informasi dihimpun, korban tewas bernama Bebas Sembiring (45) warga Dusun Bangun Kede, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Langkat. Sementara pelaku adalah tetangganya Resada Sembiring (55).

"Peristiwa yang menyebabkan orang meninggal ini terjadi di perladangan milik pelaku di Dusun Bangun Kede, Selasa (8/9) petang sekitar pukul 18.00 Wib," kata Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting, Kamis (10/9).

Belum jelas motif pembunuhan itu. Namun kejadian itu berawal saat Bebas Sembiring bersama anaknya, Hakimta Sembiring (19) baru pulang memanen buah sawit dari ladang. Mereka mengendarai pikap dan hendak melintas dari perladangan pelaku.

Ternyata jalan menuju ladang itu dipasangi palang. Bebas Sembiring menyuruh anaknya membuka palang itu agar mereka dapat melintas.

Saat Hakimta Sembiring berjalan ke depan untuk membuka palang, tiba-tiba Resada Sembiring datang. Dia langsung mengayunkan gancu atau tonjok sawit dan menyerang Bebas Sembiring dan anaknya.

Bebas Sembiring mengalami luka tikam dari lengan kanan tembus ke dada. Doa sempat dilarikan ke Puskesmas Namu Ukur, namun nyawanya tidak tertolong.

Petugas Unit Reskrim Polsek Sei Bingai kemudian tiba di lokasi kejadian dam melakukan olah TKP. Saksi-saksi pun dimintai keterangan.

"Setelah koordinasi yang dilakukan Polsek Sei Bingai dengan kades setempat, keluarga menyerahkan tersangka ke Mapolsek. Guna kepentingan keamanan dan antisipasi perlawanan dari keluarga korban, tersangka dititip di Polres Binjai. Tersangka kita kenakan Pasal 338 subs Pasal 351 ayat 3 KUHPidana," tutup Siswanto. 

(mdk/rhm)

No comments

Powered by Blogger.