Pemerintah Iran Resmi Keluarkan Larangan Penggunaan Teknologi Asal Israel

D'On, Iran,- Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengeluarkan perintah larangan kerja sama dengan Israel. Larangan itu dalam kerja sama teknologi.

Perintah itu dikeluarkan Selasa (26/5). Itu setelah parlemen mengesahkan RUU larangan kerja sama dengan Israel pekan lalu.

UU itu disahkan sebagai upaya menghadapi tindakan bermusuhan dari rezim Zionis terhadap perdamaian dan keamanan.

Kantor berita Fars melaporkan, UU Iran ini melarang segala pembelian dan penggunaan teknologi Israel seperti perangkat keras dan perangkat lunak komputer.

Anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Seyed Hossein Naqavi Hosseini, mengatakan kerja sama atau menjadi mata-mata untuk Israel dilarang.

"Kerja sama atau jadi mata-mata untuk rezim Zionis sama dengan permusuhan terhadap Tuhan dan korupsi di bumi," kata dia dikutip Haaretz, Kamis (28/5/2020).

UU itu menyerukan semua komponen Iran untuk menghadapi segala tindakan Israel termasuk gerakan perang dan teroris, pengepungan Gaza, pembangunan permukiman, menggusur rakyat Palestina, dan pendudukan tanah negara-negara, termasuk Golan.

Beberapa waktu lalu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kembali menegaskan dukungannya terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, karena menarik AS keluar dari pakta nuklir dengan Iran.

Menurut dia, perjanjian nuklir itu memungkinkan Iran mengancam hidup Israel secara langsung. Sementara itu, Iran menyatakan akan mendukung negara atau kelompok yang melawan Israel.

(RKC)

No comments

Powered by Blogger.