
Wawako Padang Maigus Nasir Ajak Jemaah BKMT Kuranji Sukseskan Program Padang Juara dan Smart Surau
D'On, PADANG — Suasana religius dan penuh keakraban mewarnai kegiatan pengajian bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Permata Kelurahan Kuranji yang digelar di Musala Nurul Jadid, Jalan Rambutan Nomor 17, Perumnas Belimbing, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan yang dihadiri ratusan anggota majelis taklim se-Kelurahan Kuranji itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir yang sekaligus menjadi penceramah utama. Hadir pula Camat Kuranji Rozaldi bersama unsur Forkopimca Kecamatan Kuranji serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir mengajak seluruh jemaah BKMT untuk ikut berperan aktif mendukung dan menyukseskan berbagai Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, khususnya di bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda.
Menurutnya, pembangunan sebuah kota tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusia dan kekuatan karakter masyarakatnya.
“Kita berkomitmen menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda. Kami mengajak seluruh jemaah BKMT ikut mendukung dan mensukseskan program ini,” ujar Maigus Nasir di hadapan para jemaah.
Ia menegaskan, salah satu program prioritas Pemko Padang saat ini adalah “Padang Juara”, yakni program pemberian beasiswa pendidikan hingga ke luar negeri bagi pelajar Kota Padang yang berprestasi dan memiliki potensi besar untuk berkembang.
Menurut Maigus, program tersebut bukan sekadar memberikan akses pendidikan, melainkan juga membuka cakrawala baru bagi generasi muda Kota Padang agar mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas keislaman dan budaya Minangkabau.
“Saat ini kami telah bekerja sama dengan Sampoerna University dan mengirimkan 14 pelajar ke Arizona State University, Amerika Serikat. Kami juga sedang menjajaki kerja sama dengan Provinsi Guangdong dan Universitas Kuala Lumpur,” ungkapnya.
Ia menyebut, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi muda Padang yang cerdas, religius, berdaya saing internasional, serta mampu kembali membangun daerahnya di masa depan.
Tidak hanya fokus pada pendidikan formal, Maigus Nasir juga memaparkan program “Smart Surau” yang menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Padang dalam menghidupkan kembali fungsi masjid dan musala sebagai pusat pendidikan karakter dan pembinaan akhlak generasi muda.
Menurutnya, keberadaan surau di Minangkabau sejak dahulu bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, tempat belajar adat, membangun disiplin, hingga membentuk kepemimpinan anak muda.
“Ke depan anak-anak SMP juga akan kembali belajar di masjid pada waktu Magrib dan Isya. Kita ingin masjid kembali menjadi pusat pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda,” katanya.
Ia menambahkan, salah satu program yang telah berjalan saat ini adalah “Subuh Mubarakah” bagi siswa SD dan SMP se-Kota Padang. Program tersebut diharapkan mampu membiasakan generasi muda untuk dekat dengan masjid serta menanamkan nilai-nilai spiritual sejak dini.
Dalam tausiyahnya, Maigus Nasir juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan empat bulan haram atau bulan mulia dalam Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT.
Empat bulan mulia tersebut yakni Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab, yang memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam.
“Mari kita perbanyak ibadah di bulan-bulan mulia ini, seperti puasa sunnah, shalat sunnah, shalat berjamaah ke masjid, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah, karena pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT,” tutur Maigus dengan penuh semangat.
Ajakan tersebut mendapat sambutan hangat dari para jemaah yang tampak antusias mengikuti rangkaian pengajian hingga selesai.
Sementara itu, Ketua BKMT Permata Musala Nurul Jadid, Asniati Zen, menyampaikan bahwa kegiatan pengajian bulanan tersebut merupakan agenda rutin BKMT yang dilaksanakan secara bergilir di setiap kelurahan di Kecamatan Kuranji.
“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan secara bergilir dengan tuan rumah dari kelurahan yang ada di Kecamatan Kuranji. Kegiatan ini juga mendukung program Pemerintah Kota Padang di bidang keagamaan,” ujarnya.
Menurut Asniati, pengajian bulanan tidak hanya menjadi wadah mempererat silaturahmi antaranggota majelis taklim, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, ia berharap sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat terus terjalin kuat demi menciptakan lingkungan yang religius, harmonis, serta mendukung tumbuhnya generasi muda yang berakhlak dan berprestasi.
(Mond)
#Padang #Daerah