
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani
D'On, Padang — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pertanian mulai bergerak cepat memastikan kualitas hewan kurban yang beredar di tengah masyarakat tetap sehat dan sesuai syariat.
Langkah awal dilakukan dengan menggelar sosialisasi kepada panitia kurban di masjid dan mushalla. Kegiatan ini menyasar sekitar 140 orang panitia yang tersebar di lima kecamatan, yakni Koto Tangah, Kuranji, Lubuk Begalung, Pauh, dan Lubuk Kilangan.
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang cara memilih hewan ternak yang sehat dan layak untuk dikurbankan.
“Mulai pekan ini kita sudah melakukan sosialisasi terkait aspek kesehatan hewan kurban ke masjid-masjid dan mushalla,” ujarnya.
Tidak berhenti di edukasi, Pemko Padang juga akan melanjutkan dengan pemeriksaan langsung ke lapangan. Mulai 4 Mei 2026, tim kesehatan hewan akan turun memeriksa kondisi hewan kurban di 64 kandang penampungan yang telah terdata di seluruh wilayah kota.
Tim ini terdiri dari dokter hewan dan tenaga medis veteriner yang akan memastikan setiap hewan memenuhi standar kesehatan. Selain itu, lokasi penjualan hewan kurban juga telah dipetakan berdasarkan data tahun sebelumnya, termasuk kemungkinan adanya penjual baru.
“Kami lakukan pemetaan, melihat langsung ke lapangan, apakah lokasi lama masih aktif atau ada penambahan titik baru,” jelas Yoice.
Sebagai bentuk jaminan bagi masyarakat, hewan yang telah lolos pemeriksaan akan diberi tanda khusus berupa label berwarna putih dengan logo resmi Pemko Padang dan tulisan “Sehat dan Layak Kurban”. Label ini menjadi penanda bahwa hewan tersebut aman dan memenuhi syarat untuk disembelih saat Idul Adha.
Dengan langkah ini, Pemko Padang berharap masyarakat dapat lebih tenang dan yakin dalam memilih hewan kurban, sekaligus menjaga kesehatan dan kualitas ibadah kurban di tahun ini.
(Mond)
#HewanKurban #Daerah #Padang