
Monthly Meeting Pemko Padang, Fadly Amran Minta OPD Bergerak Cepat Tangani Pascabencana
D'On, Padang - Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan pentingnya percepatan penanganan pascabencana dan peningkatan kualitas pelayanan publik saat memimpin Monthly Meeting Pemerintah Kota Padang yang digelar di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (18/5/2026). Pertemuan rutin yang dihadiri seluruh kepala perangkat daerah itu menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian program kerja sekaligus memperkuat koordinasi lintas OPD dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Didampingi Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Fadly Amran menyoroti sejumlah isu penting yang menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Padang. Mulai dari evaluasi program prioritas, percepatan pemulihan pascabencana, hingga peningkatan kualitas infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Dalam arahannya, Fadly Amran menekankan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh berjalan lamban dan parsial. Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus bergerak cepat, terukur, dan saling terintegrasi agar proses pemulihan berjalan maksimal serta masyarakat terdampak segera merasakan kehadiran pemerintah.
“Rekap dan rekonsiliasi pascabencana harus menjadi perhatian serius seluruh OPD terkait. Kita ingin setiap penanganan berjalan cepat, mulai dari pendataan kerusakan, proses administrasi, hingga tindak lanjut di lapangan agar bantuan dan program pemulihan benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat terdampak,” tegas Fadly Amran.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Padang tidak hanya berfokus pada penanganan administratif semata, tetapi juga menitikberatkan pada efektivitas dan akurasi bantuan di lapangan. Fadly menilai, keberhasilan penanganan bencana sangat bergantung pada kualitas koordinasi antarinstansi serta kecepatan respons pemerintah dalam mengambil keputusan.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran OPD agar terus meningkatkan disiplin kerja serta memperkuat budaya kolaborasi. Menurutnya, tantangan pembangunan perkotaan saat ini tidak bisa diselesaikan secara sektoral, melainkan membutuhkan sinergi kuat antarperangkat daerah agar program pembangunan berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah hadir bukan sekadar menjalankan program, tetapi memastikan masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus memiliki semangat kerja yang sama, bergerak cepat, responsif, dan tidak bekerja sendiri-sendiri,” ujar Fadly Amran dengan lugas.
Komentar Fadly tersebut mencerminkan gaya kepemimpinan yang menekankan percepatan kerja birokrasi sekaligus membangun budaya pelayanan publik yang lebih responsif. Di tengah tingginya tuntutan masyarakat terhadap kualitas layanan pemerintah, konsolidasi internal OPD menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kepercayaan publik.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Maigus Nasir secara khusus menyoroti persoalan fasilitas umum, terutama kondisi jalan berlubang yang masih banyak dikeluhkan warga di berbagai titik Kota Padang. Menurutnya, persoalan infrastruktur dasar harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kenyamanan, keselamatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Fasilitas umum yang rusak seperti jalan berlubang harus segera ditangani karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Saya meminta seluruh jajaran terkait terus meningkatkan pengawasan dan respons cepat terhadap laporan warga agar pelayanan publik tetap berjalan optimal,” ujar Maigus Nasir.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Pemko Padang ingin mempercepat pola kerja pelayanan publik yang lebih tanggap terhadap keluhan masyarakat. Respons cepat terhadap kerusakan infrastruktur dinilai penting untuk mencegah risiko kecelakaan sekaligus menjaga mobilitas warga tetap lancar.
Selain membahas agenda strategis pemerintahan, suasana monthly meeting juga diwarnai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Kepala BKPSDM Kota Padang, Ir. Mairizon, yang memasuki masa purnabakti. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kota Padang atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas di lingkungan birokrasi pemerintahan.
Pertemuan bulanan ini sekaligus memperlihatkan upaya Pemerintah Kota Padang dalam menjaga ritme koordinasi dan evaluasi kinerja secara berkelanjutan. Dengan tantangan perkotaan yang semakin kompleks, mulai dari penanganan bencana hingga kebutuhan infrastruktur dasar, Pemko Padang dituntut bekerja lebih adaptif, cepat, dan terukur agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
(Mond)
#Padang #Daerah