Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Maigus Nasir Ajak Jemaah Renungi Makna Surat At-Taubah di Subuh Mubarakah Masjid Baitul Makmur

16 May 2026 | May 16, 2026 WIB Last Updated 2026-05-16T06:11:05Z

Maigus Nasir Ajak Jemaah Renungi Makna Surat At-Taubah di Subuh Mubarakah Masjid Baitul Makmur



D'On, PADANG — Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Baitul Makmur, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Sabtu (16/5/2026) pagi. Ratusan jemaah yang sejak subuh memadati masjid tampak antusias mengikuti kegiatan Subuh Mubarakah yang menghadirkan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir sebagai penceramah.


Dalam tausiyahnya, Maigus Nasir mengajak masyarakat untuk lebih mendalami kandungan Al-Qur’an, khususnya Surat At-Taubah ayat 36, yang menurutnya memuat pesan penting bagi kehidupan umat Islam di tengah tantangan zaman saat ini.


Dengan gaya penyampaian yang tenang namun penuh penekanan, Maigus menjelaskan bahwa ayat tersebut mengandung dua pelajaran besar. Pertama mengenai empat bulan mulia dalam Islam, dan kedua tentang perintah untuk melawan kemusyrikan serta menjaga kemurnian akidah.


“Allah SWT telah menetapkan dua belas bulan dalam setahun, dan di antaranya terdapat empat bulan haram atau bulan mulia yang harus dijaga kehormatannya. Ini mengajarkan kepada kita pentingnya menjaga diri dari perbuatan dosa serta memperbanyak amal ibadah,” ujar Maigus di hadapan jemaah.


Ia menjelaskan, empat bulan mulia yang dimaksud yakni Zulkaidah, Zulhijah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh, menjaga persaudaraan, serta menghindari perbuatan yang dapat merusak hubungan antarsesama.


Menurut Maigus, pemahaman terhadap bulan-bulan mulia tidak hanya dimaknai sebagai pengetahuan agama semata, tetapi juga harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Ia menilai masyarakat saat ini membutuhkan penguatan spiritual agar mampu menghadapi berbagai persoalan sosial, mulai dari meningkatnya konflik, penyalahgunaan narkoba, hingga lunturnya nilai kebersamaan.


“Kalau masyarakat dekat dengan Al-Qur’an, insyaallah kehidupan akan lebih damai. Nilai-nilai agama harus menjadi pondasi dalam membangun keluarga dan lingkungan,” katanya.


Selain membahas bulan haram, Maigus juga menyoroti bagian ayat yang memerintahkan umat Islam memerangi kemusyrikan. Ia menegaskan bahwa makna memerangi dalam konteks kekinian tidak selalu dimaknai secara fisik, melainkan sebagai upaya melawan segala bentuk perilaku yang menjauhkan manusia dari tauhid dan nilai-nilai kebaikan.


“Memerangi kemusyrikan hari ini dapat dilakukan dengan memperkuat iman, menjauhi perilaku maksiat, serta tidak mempertuhankan harta, jabatan, maupun kepentingan duniawi,” jelasnya.


Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Menurutnya, kehidupan sosial yang harmonis merupakan salah satu wujud nyata dari pengamalan ajaran Islam.


Kegiatan Subuh Mubarakah tersebut berlangsung penuh kehangatan. Sejumlah tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan warga Air Tawar Barat tampak mengikuti tausiyah hingga selesai. Setelah ceramah, Maigus Nasir juga menyempatkan diri berdialog dengan jemaah mengenai berbagai persoalan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat.


Pengurus masjid menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Wali Kota Padang tersebut. Mereka berharap kegiatan keagamaan seperti Subuh Mubarakah terus digelar secara rutin karena dinilai mampu mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.


“Ceramah yang disampaikan sangat menyejukkan dan mudah dipahami. Semoga ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan memakmurkan masjid,” ujar salah seorang jemaah.


Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sarapan sederhana yang dinikmati para jemaah dalam suasana penuh kebersamaan.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update