Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kantor PWI Solsel Dirusak, PWI Sumbar Murka: “Ini Tindakan Kriminal, Polisi Harus Bergerak Cepat!”

19 May 2026 | May 19, 2026 WIB Last Updated 2026-05-19T08:34:46Z

Kantor PWI Solsel Dirusak, PWI Sumbar Murka: “Ini Tindakan Kriminal, Polisi Harus Bergerak Cepat!”



D'On, PADANG — Aksi brutal perusakan Kantor Sekretariat PWI Kabupaten Solok Selatan memantik kemarahan kalangan insan pers di Sumatera Barat. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar secara tegas mengecam tindakan anarkis yang terjadi pada Senin (18/5/2026) malam tersebut dan mendesak aparat kepolisian segera menangkap para pelaku.


Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, menegaskan bahwa aksi perusakan terhadap fasilitas organisasi wartawan tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan bentuk kriminalitas yang harus diproses hukum tanpa kompromi.


“Ketua PWI Solok Selatan sudah resmi melapor ke Polres Solsel. Kita minta aparat bergerak cepat dan serius mengusut kasus ini,” tegas Widya dalam siaran pers resmi PWI Sumbar, Selasa (19/5/2026).


Ia juga mengingatkan seluruh insan pers, khususnya anggota PWI di Sumbar, agar tetap tenang dan tidak terpancing situasi yang berkembang. Namun di saat bersamaan, ia meminta wartawan tetap teguh menjalankan tugas jurnalistik secara profesional serta menjunjung tinggi kode etik pers.


Nada lebih keras disampaikan Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumbar, Sawir Pribadi. Ia menegaskan, apa pun alasannya, aksi merusak kantor organisasi wartawan adalah tindak pidana.


“Ini kriminal murni. Tidak ada alasan yang membenarkan perusakan fasilitas PWI. Polisi harus bergerak cepat sebelum pelaku kabur, apalagi kasus ini sudah viral di media sosial,” tegas Sawir.


Sementara itu, Ketua PWI Solok Selatan, Hendrivon, mengungkapkan bahwa pihaknya telah resmi membuat laporan ke polisi dan berharap kasus ini segera diusut hingga tuntas.


Menurut informasi sementara yang diterima pihaknya, para terduga pelaku diduga merupakan sekelompok remaja yang kerap menggunakan narkoba jenis sabu di sekitar lokasi.


“Kawasan kantor memang relatif sepi sejak Kantor Kominfo pindah. Belakangan lokasi itu sering dijadikan tempat nongkrong remaja yang diduga nyabu,” ungkap Hendrivon.


Akibat aksi vandalisme tersebut, kaca jendela kantor pecah berserakan, sementara sejumlah fasilitas seperti kursi plastik dirusak. Bahkan, sebelum kejadian ini, kelompok yang sama diduga pernah melempari kantor dengan batu.


Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan indikasi adanya sabotase terhadap aktivitas jurnalistik atau upaya intimidasi terhadap kerja pers di Solok Selatan.


Asisten I Pemkab Solok Selatan, Taufik Effendi, juga menyebut dugaan kuat pelaku merupakan remaja pengguna narkoba. Ia menambahkan, tidak ada barang yang hilang dari dalam kantor sehingga dugaan pencurian sejauh ini belum mengemuka.


Usai menerima laporan, jajaran Polres Solok Selatan langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan menyelidiki identitas pelaku perusakan.


Kasus ini kini menjadi sorotan luas dan memicu keprihatinan insan pers Sumatera Barat terhadap maraknya aksi kenakalan remaja yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.


(Ril)


#PWI #Peristiwa #Daerah #SumateraBarat

×
Berita Terbaru Update