Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dikepung Tanpa Ampun! “Raja Kabel” Kampung Nias Tumbang di Atap, Tim Klewang Hajar Balik Teror Pencurian

03 May 2026 | May 03, 2026 WIB Last Updated 2026-05-03T13:16:51Z

Dikepung Tanpa Ampun! “Raja Kabel” Kampung Nias Tumbang di Atap, Tim Klewang Hajar Balik Teror Pencurian



D'On, Padang — Teror pencurian kabel dan tembaga yang bikin warga resah akhirnya dihentikan dengan cara tak biasa. Seorang residivis berinisial F (32), yang disebut-sebut sebagai “spesialis logam”, tak berkutik saat Tim II Klewang Satreskrim Polresta Padang mengepungnya habis-habisan di Kampung Nias, Jumat (1/5/2026).


Operasi yang dipimpin langsung oleh David Rico Darmawan alias David Wewe itu berlangsung cepat, senyap, dan mematikan ruang gerak. Begitu target terdeteksi, petugas langsung mengepung dari segala arah tanpa celah, tanpa kompromi.


Kapolresta Padang, Apri Wibowo, menegaskan bahwa F bukan pelaku sembarangan. “Ini pemain lama. Residivis kambuhan yang sudah berulang kali keluar masuk penjara dengan kasus serupa,” tegasnya.


Aksi Nekat di Atap, Berakhir Buntu


Saat penyergapan dilakukan, F mencoba kabur dengan cara ekstrem memanjat atap rumah warga untuk menghindari tangkapan. Tapi langkah itu justru jadi jebakan. Dari bawah, samping, hingga jalur keluar, semua sudah dikunci aparat.


Tak kehabisan akal, ia sempat mencoba meloloskan diri lewat jendela. Namun lagi-lagi gagal. Polisi sudah membaca pola geraknya.


Tanpa pilihan, F akhirnya menyerah.


CCTV Bongkar Jejak, Lima TKP Diakui


Jejak F sebenarnya sudah lama dibidik. Rekaman CCTV menjadi bukti penting yang membuka jalan pengungkapan. Dari situ, polisi menelusuri pola hingga memastikan identitas pelaku.


Dalam pemeriksaan awal, F mengaku telah beraksi di sedikitnya lima lokasi berbeda di Kota Padang menyasar kabel dan tembaga yang mudah dijual dengan harga tinggi.


Lebih mencengangkan, ini bukan kali pertama. Dalam catatan kepolisian, F sudah empat kali masuk penjara untuk kasus yang sama. Namun, hukuman rupanya tak cukup membuatnya jera.


Jaringan Masih Diburu


Meski pelaku utama sudah diamankan, polisi belum berhenti. Dugaan adanya jaringan atau penadah masih terus didalami.


“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Semua yang terlibat akan kami kejar,” tegas Apri Wibowo.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. “Kalau ada aktivitas mencurigakan, segera laporkan. Kejahatan seperti ini tidak bisa dibiarkan tumbuh,” ujarnya.


Pesan Tegas: Padang Bukan Tempat Aman untuk Pelaku Kejahatan


Penangkapan F menjadi sinyal keras: ruang gerak pelaku kriminal di Kota Padang makin sempit. Tim Klewang menunjukkan bahwa setiap aksi akan dibalas dengan penindakan cepat dan terukur.


Satu nama mungkin sudah tumbang. Tapi perang melawan kejahatan masih terus berjalan dan kali ini, polisi memastikan mereka selangkah lebih depan.


(Mond)


#Pencurian #Kriminal #Daerah #Padang

×
Berita Terbaru Update