Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bocah 2 Tahun Diduga Dianiaya Ayah Kandung di Padang, Fadly Amran: “Tidak Ada Toleransi bagi Kekerasan terhadap Anak”

17 May 2026 | May 17, 2026 WIB Last Updated 2026-05-17T14:58:52Z

Bocah 2 Tahun Diduga Dianiaya Ayah Kandung di Padang, Fadly Amran: “Tidak Ada Toleransi bagi Kekerasan terhadap Anak”



D'On, PADANG Dugaan kasus penganiayaan terhadap anak kembali mengguncang Kota Padang. Seorang balita berusia dua tahun bernama MAULANA ARKAN diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri di kawasan Kuncia RT 01 RW 01, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Minggu (17/5/2026).


Peristiwa memilukan tersebut langsung menyita perhatian publik setelah kondisi korban diketahui mengalami luka lebam hampir di sekujur tubuhnya. Bocah malang itu kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk mendapatkan penanganan medis dan pemeriksaan lebih lanjut.


Sementara itu, aparat kepolisian bergerak cepat menangani kasus tersebut. Terduga pelaku yang merupakan ayah kandung korban kini telah diamankan dan ditahan di Lapas Muaro Padang untuk menjalani proses hukum.


Pemerintah Kota Padang pun turun tangan merespons serius kejadian tersebut. Wali Kota Padang Fadly Amran langsung menginstruksikan Kepala Bagian Pemerintahan Setdako Padang Rina Melati bersama Camat Kuranji Rozaldi untuk mendatangi RS Bhayangkara dan memastikan kondisi korban mendapat perhatian penuh dari pemerintah.


Dalam kunjungan itu, Rina Melati menyampaikan rasa prihatin mendalam atas peristiwa yang menimpa balita tersebut. Ia menegaskan Pemerintah Kota Padang tidak akan membiarkan korban menghadapi situasi ini sendirian.


“Pemerintah Kota Padang hadir untuk memberikan pendampingan dan memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi. Saat ini korban sedang menjalani visum dan perawatan medis,” ujar Rina Melati.


Menurutnya, langkah cepat dilakukan tidak hanya sebatas pendampingan medis, tetapi juga menyangkut perlindungan hak sipil korban sebagai anak.


“Kita akan membantu pengurusan administrasi keluarga agar seluruh hak anak bisa terpenuhi, mulai dari akta kelahiran hingga akses layanan kesehatan dan perlindungan sosial,” tambahnya.


Pemko Padang juga memastikan koordinasi lintas instansi akan dilakukan secara intensif agar penanganan korban berjalan menyeluruh. Mulai dari aspek hukum, kesehatan, perlindungan perempuan dan anak, hingga pemulihan psikologis korban.


“Kita akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait guna memastikan penanganan kasus berjalan optimal serta memberikan perlindungan kepada korban. Kita juga akan melibatkan OPD terkait seperti Dinas Sosial dan DP3AP2KB,” jelas Rina.


Di tengah sorotan publik terhadap meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak, Wali Kota Fadly Amran menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak adalah kejahatan serius yang tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun.


“Anak adalah amanah sekaligus masa depan bangsa. Tidak ada alasan yang dapat membenarkan kekerasan terhadap anak, apalagi dilakukan oleh orang tua sendiri. Negara dan pemerintah daerah wajib hadir melindungi mereka,” tegas Fadly Amran.


Fadly juga meminta seluruh perangkat daerah hingga tingkat kelurahan dan RT/RW meningkatkan kepedulian sosial terhadap kondisi anak-anak di lingkungan masing-masing agar kasus serupa tidak kembali terjadi.


“Kita tidak boleh menjadi masyarakat yang hanya bergerak setelah tragedi terjadi. Kepekaan sosial harus dibangun bersama. Jika ada tanda-tanda kekerasan dalam rumah tangga atau terhadap anak, segera laporkan. Keselamatan anak harus menjadi prioritas bersama,” katanya.


Ia menambahkan, Pemko Padang akan memastikan korban mendapatkan pendampingan jangka panjang, termasuk pemulihan trauma psikologis agar tumbuh kembang korban tidak terganggu akibat kejadian tersebut.


Kasus ini kini masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian. Aparat juga mendalami motif serta kronologi lengkap dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka serius.


Peristiwa tersebut memantik keprihatinan luas dari masyarakat dan menjadi pengingat keras bahwa perlindungan terhadap anak bukan hanya tanggung jawab keluarga, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.


(Mond)


#Peristiwa #KekerasanTerhadapAnak #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update