Breaking News

Pemko Padang Luncurkan Buku Sejarah Bandar Padang dan Revitalisasi Sungai dalam Festival Muaro Padang


D'On, Padang (Sumbar),-
Pemko Padang siap memperkenalkan sejarah yang kaya dan berwarna dari Batang Arau, atau yang lebih dikenal sebagai Bandar Padang, melalui peluncuran sebuah buku sejarah yang sangat dinantikan. Buku ini, yang akan menjadi sorotan utama dalam Festival Muaro Padang, telah dikerjakan dengan cermat oleh sejarawan terkemuka Deddy Arsya dan Muhammad Iqbal.

Melalui kata-kata yang hidup, buku ini menggambarkan perjalanan panjang Batang Arau dari masa ke masa, membingkai kehidupan budaya dan ekonomi yang mengelilinginya. Sebagai buku pertama yang secara rinci membahas Bandar Padang, karya ini diharapkan akan memberikan wawasan yang dalam kepada pembaca tentang warisan yang kaya dan berharga dari daerah ini.

Wali Kota Padang, Hendri Septa, dengan penuh semangat menyatakan bahwa buku ini merupakan tonggak penting dalam memperkenalkan warisan sejarah kota kepada generasi masa depan. Ia juga menyoroti pentingnya menjadikan Batang Arau sebagai destinasi wisata yang menarik, dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian lokal.

"Buku ini adalah buku pertama terkait Batang Arau sebagai produk Festival Muaro Padang tahun ini," tutur Hendri Septa, Sabtu (20/4/2024).

Dengan gagasan yang inovatif, Festival Muaro Padang bukan hanya sekadar upacara peluncuran buku, tetapi juga merupakan langkah menuju revitalisasi sungai yang bersih dan indah. Melalui festival ini, masyarakat akan diajak untuk mengapresiasi kekayaan alam yang dimiliki oleh sungai ini, sambil menjadikannya sebagai titik fokus untuk pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan demikian, buku sejarah ini tidak hanya menjadi catatan masa lalu, tetapi juga merupakan titik awal bagi perubahan positif dalam menjaga dan mempromosikan keindahan serta potensi ekonomi yang dimiliki oleh Batang Arau dan sekitarnya.

(*)

#Padang #FestivalMuaroPadang