Terang-terangan, Polri Enggan Buka Hasil Lie Detector Putri Candrawathi, Ini Alasannya

D'On, Jakarta,- Istri Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi telah rampung dilakukan pemeriksaan uji kebohongan atau kejujuran menggunakan metode Lie Detector. 


Pemeriksaan terkait dengan kasus yang membuatnya sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi suaminya.

Pemeriksaan dengan metode ini sudah dilakukan untuk semua tersangka kasus tersebut.

Mereka yang diperiksa adalah dua orang ajudan Bharada E dan RR, lalu ada pegawai di rumah Sambo Kuat Ma'ruf.

Asisten rumah tangga Putri Candrawathi juga diperiksa dengan metode ini bersama dengan istri Sambo.

Hasil pemeriksaan para tersangka seperti para ajudannya sudah keluar. Polri juga sudah mengumumkan hasilnya ke publik.

Namun khusus untuk Putri Candrawathi Polri secara terang-terangan tidak mau mengungkap ke publik hasilnya.

Polri khawatir analisis liar dari publik termasuk pengamat mengenai hasil pemeriksaan tersebut. 

Lalu apa alasannya?

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menjelaskan alasan tidak diungkapkannya kepada publik hasil pemeriksaan uji kebohongan atau Poligraf terhadap Putri Candrawathi.

“Saya melihat justru analisis liar dari media dan pengamat yang tidak paham teknis pascapelaksaaan uji poligraf,” kata Andi kepada ANTARA, Kamis (8/9).

Sebelumnya, Andi pernah mengungkapkan hasil uji poligraf terhadap Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf dengan hasil “no deception indicated atau keterangan yang disampaikan kepada penyidik jujur.

Berbeda dengan hasil pemeriksaan uji poligraf Putri Candrawathi dan Susi, penyidik tidak mengungkapkan hingga kini.

Menurut Andi, semua fakta yang diperoleh dari penyidikan yang dilakukan oleh Penyidik Dittipidum Bareskrim Polri akan diungkapkan di persidangan.

“Toh juga semua fakta akan diungkap di pengadilan,” kata Andi.

Ia memahami rasa ingin tau publik yang besar terhadap pengungkapan kasus ini, namun tidak akan ada kepuasan publik, apalagi analisis liar berkembang terkait pelaksanaan uji poligraph.
Cara Kerja Lie Detector 

Dilansir dari laman resmi Polri, cara kerja lie detector adalah dengan melihat detak jantung, denyut nadi, serta perubahan fisik.

Apabila orang yang sedang diperiksa mengatakan sesuatu yang benar, detak jantung dan denyut nadi akan berjalan secara normal.

Sebaliknya, jika berbohong, maka akan ada perubahan fisik dari detak jantung atau denyut nadi.

Poligraf, atau biasa dikenal sebagai pendeteksi kebohongan, bekerja dengan mengukur perubahan fisiologis yang terjadi pada tubuh, misalnya jumlah helaan napas, detak jantung, tekanan darah dan reaksi mendadak pada kulit.

***

#PutriCandrawathi #FerdySambo #BripkaRR #KuatMaruf #PenembakanBrigadirJ #Viral


Powered by Blogger.