Pengendali Peredaran Ganja 75 Kg Dituntut Hukuman Mati

D'On, Lampung,- Terdakwa pengendali atau bandar narkoba jenis ganja seberat 75 kilogram, Iwan Kurniawan, dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) Eka dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, Lampung, Senin (12/9/2022).


"Menuntut terdakwa dengan hukuman mati," kata Eka saat membacakan surat tuntutan.

Selain terdakwa Iwan, dua terdakwa lainnya yang berperan sebagai kurir bernama Femby Afember dan Agung Diki Lestari dituntut hukuman seumur hidup oleh JPU.

Ketiga terdakwa yang menjalani sidang secara terpisah itu didakwa dengan dakwaan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 111 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penasihat hukum ketiga terdakwa, Tarmizi, menyatakan keberatan atas tuntutan jaksa terhadap para terdakwa karena mereka adalah korban.

"Kami minta kepada majelis hakim agar menunda sidang untuk menyampaikan pembelaan secara lisan," katanya.

Ia berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan permohonannya sehingga bisa mengubah tuntutan JPU.

Terdakwa Iwan merupakan seorang pengendali puluhan kilogram ganja. Dia meminta dua terdakwa, Femby Alfember dan Agung Diki Lestari, untuk mengedarkan barang haram tersebut.

Iwan sendiri mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang melalui sebuah ponsel.

Ia mengaku terpaksa mengendalikan ganja lantaran butuh uang.


Sumber: ANTARA

#Narkoba #Ganja #BandarNarkoba

Powered by Blogger.