Ternyata Aipda AAGC Polisi yang Tewas Gantung Diri Pernah Dirawat di RSJ

D'On, Gianyar (Bali),- Polsek Gianyar Kota masih menelusuri penyebab oknum anggota Satuan Sabhara Polres Klungkung berinisial Aipda AAGC, 41, tewas bunuh diri.


Korban Aipda AAGC ditemukan tewas di gudang merajan rumahnya di Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali, kemarin sore. Namun, sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab bintara senior Polri ini mengakhiri hidupnya dengan cara tragis dan tidak wajar.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban ada masalah kejiwaan dan sempat dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli. Tidak ada penjelasan lebih lanjut dengan status kejiwaan korban selanjutnya sampai akhirnya ditemukan meninggal dunia kemarin. “Keluarga sudah mengikhlaskan kepergian almarhum.

Mereka menganggap kejadian ini sebagai musibah,” ujar Kapolsek Gianyar Kompol Gede Putra Astawa kepada awak media. Sebelum ditemukan tewas, ayah korban berinisial AAGN, 70, menemukan selembar kertas dan uang Rp 4,65 juta.

Selembar kertas dan uang setumpuk itu tergeletak di atas tempat tidur korban.

Di selembar kertas itu tertulis kalimat ‘Rage di Merajan artinya saya di merajan’. AAGN yang tidak paham dengan maksud isi tulisan kalimat itu segera  mencari korban. Niat AAGN adalah menanyakan maksudnya. Namun, betapa kagetnya AAGN saat tiba di gudang merajan menemukan anaknya gantung diri dalam kondisi sudah kaku. Menemukan anak kandungnya bunuh diri, AAGN spontan teriak histeris hingga mengundang saksi GAT datang. GAT yang tidak lain istri korban ikut teriak histeris sambil menangis mendapati suaminya mengakhiri hidupnya di tiang gantungan.

AAGN segera berlari ke dapur mengambil pisau untuk memotong tali yang melilit leher korban, sedangkan GAT menghubungi kerabatnya yang lain.

Setelah kerabatnya datang, korban Aipda AAGC segera dibawa ke bale gedong untuk disemayamkan sementara waktu. Kasus bunuh diri ini kemudian dilaporkan ke Polsek Gianyar Kota. Kapolsek Gianyar Kompol Gede Putra Astawa bersama tim identifikasi dan Puskesmas Gianyar 1 lalu datang ke lokasi kejadian. Berdasar hasil pemeriksaan tim medis, korban diperkirakan sudah meninggal tiga jam sebelum ditemukan tewas. Tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan dalam tubuh korban kecuali tubuh yang sudah kaku.  


(lia/jpnn)


#PolisiGantungDiri #Peristiwa


Powered by Blogger.