26 Siswa SD Terdampak Pembunuhan Guru di Bandung, Kini Diberikan Trauma Healing

D'On, Bandung (Jabar),- Kepala DP3APM Kota Bandung Rita Verita mengatakan sekitar 26 siswa terdampak atas kejadian pembunuhan guru sd di SDN 032 Tilil Bandung pada Senin (7/2) kemarin. Rita menjelaskan 26 siswa itu kebetulan hadir di sekolah saat tragedi berdarah tersebut.


Oleh karena itu, menurut Rita, pihaknya akan turun tangan dalam memberikan trauma healing atau pemulihan trauma bagi siswa dan orang tua.

Pendampingan itu akan dilakukan mulai hari ini, Rabu (7/2), dengan melibatkan konselor dan Puspaga.

"Kami akan memberikan trauma healing untuk 26 orang anak yang terdampak kejadian penusukan guru di Bandung, didampingi orang tua," kata Rita. Dengan demikian, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN 032 Tilil Bandung untuk sementara dialihkan ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Sementara itu, untuk agenda pada Kamis, lanjut Rita, pihaknya akan menggelar psikoedukasi untuk para guru di SDN 032 Tilil Bandung. Psikoedukasi dikoordinasikan oleh Pandawa dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung.

"Apabila ada siswa, orang tua, atau guru yang perlu penanganan lebih lanjut, akan dirujuk ke UPTD PPA Kota Bandung," imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung Cucu Saputra menilai pendampingan trauma healing sangat krusial untuk diberikan. Dia khawatir kepada kondisi psikologis siswa-siswi, apalagi kejadian itu ditakutkan akan membekas, lalu memengaruhi tumbuh kembang anak di kemudian hari.

"Sekolah itu bukan disakralkan, tetapi itu tempat persemaian benih kebudayaan, semacam tempat pembibitan, maka seharusnya steril, seperti tanaman, tidak boleh ada hama yang merusak tumbuh kembang anak-anak kita," pungkas dia. 

(JPNN Jabar)


#pembunuhanguru#bandung#kriminal


Powered by Blogger.