Mahyeldi: Program Kerja BP Paud dan Dikmas Sumatera Barat di Tahun 2021 Sangat Memuaskan

D'On, Padang (Sumbar),- Kegiatan Deseminasi, Evaluasi dan Sosialisasi Hasil Fasilitas Serta Advokasi Program BP-Paud dan Dikmas Sumbar yang diselenggarakan selama Tiga hari ini (15-17/12), dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah disalah satu Hotel di Kawasan Alang Lawas kota Padang.


Disampaikan Mahyeldi, ia mengucapkan terimakasih dan  mengapresiasi  upaya BP Paud dan Dikmas dalam mengadakan kegiatan ini dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang yang datang dari seluruh kabupaten/ kota, serta dihadiri juga oleh Bunda Paud Provinsi,  Kepala Dinas Pendidikan, kasi paud,  SKB,  PKBM,  forum Tutor,  Kominfo, Perpustakaan Kearsipan.

"Pendidikan bukanlah perihal yang mudah, dan pendidikan bukan saja di sekolah, namun peran penting keluarga sangat dibutuhkan dalam membangun karakter building anak secara dini. Serta tentunya pendidikan keagamaan di masyarakat harus kita laksanakan secara bersama dan upaya ini harus kita kerjakan untuk membentuk moral anak," ucap Buya begitu ia kerap disapa.

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pondasi terbentuknya generasi emas Indonesia pada tahun 2045 nanti, untuk itu harus menjadi perhatian penting kita bersama karena itu adalah puncak bonus demografi,  saat itu usia produktif lebih banyak dari usia non produktif dan itu merupakan pondasi yang harus berdiri kokoh. Harus menjadi perhatian kita bersama agar pondasi generasi emas Indonesia 2045 benar benar kuat, papar Buya menambahkan.


Dalam kesempatan itu Mahyeldi juga menyerah piagam penghargaan untuk Bunda Paud Provinsi Ny. Neli Ansharullah dan Enam Piagam Penghargaan untuk Kabupaten/Kota   dalam kategori  APK  terbaik. Kategori Kabupaten terbaik 1 diperoleh oleh kabupaten Pesisir Selatan,  terbaik II diperoleh oleh kabupaten Sijunjung. Terbaik III  diperoleh kabupaten Dharmasraya Sedangkan kategori Kotamadya terbaik I diperoleh oleh kodya Sawahlunto, terbaik II diperoleh kodya Solok, terbaik III diperoleh kodya Padang Pariaman

Pada Kesempatan yang sama Kepala BP Paud dan Dikmas Sumatera Barat DR. Wisma Endrimon, M. Pd mengatakan bahwa desiminasi ini upaya BP-Paud dan Dikmas menyampaikan kembali apa yang sudah mereka lakukan dalam bentuk fasilitasi dan advokasi selama tahun 2021 ini. Mulai dari pemetaan,  pengembangan model dan itu semua melibatkan mitra seperti Dinas Pendidikan, kominfo,  SPNF SKB, literasi dan lain lain. Kita ingin mendapatkan respon dari apa yang telah kita lakukan sehingga kita tahu apa yang harus kita perbaiki kedepan. 

Seperti pesan Gubernur Sumbar,  ini penting sebagai perwujudan sinergitas. Semua program itu butuh kebersamaan. Pengembangan Pendidikan usia dini, pendidikan masyarakat bisa menjadi tim yang kuat tentunya dengan keterlibatan semua institusi yang terkait dengan pembelajaran , pungkasnya.


(papajuan)

Powered by Blogger.