Pekerjaan Perbaikan Jalan Nasional di Kabupaten Solok Terhenti, Warga Menuntut Hak Mereka yang Belum Dibayar

D'On, Kabupaten Solok (Sumbar),- Nampaknya pekerjaan Preservasi Jalan Selasih-Surian-Padang Aro-Batas Jambi milik  Balai Pelaksana Jalan Nasional Sumatera Barat (BPJN Sumbar) anggaran tahun 2021 terancam gagal PHO.


Sebab diduga ada masalah yang pelak dilapangan yang belum terselesaikan oleh pihak yang terkait dalam pekerjaan tersebut. Dari pantauan media ini dilapangan terlihat tidak nampak pihak kontraktor pelaksana yang bekerja atau memang pekerjaan ini dihentikan ?


Dari laporan warga yang ditemui dirgantaraonline.co.id dilokasi tersebut, bahwa Hak mereka belum dibayarkan oleh pihak terkait.

Menyikapi hal ini, tim menghubungi PPK 2.5, Agusman , ST.MT, dan ia pun enggan memberikan tanggapan.


Menurut pengakuan salah seorang warga di Jorong Cubadak, Kenagarian Air Dingin Kabupaten Solok mengatakan pekerjaan ini memang terlihat dihentikan karena kami sebagai warga yang lahannya terkena pekerjaan ini belum mendapatkan ganti rugi, ucapnya kepada media ini Minggu (12/9/2021).


Bukan hanya persoalan lahan warga saja, kondisi jalan yang terban tidak diberikan rambu-rambu, ini bisa mengakibatkan kecelakaan yang bisa merenggut nyawa manusia, diperparah lagi dengan adanya tumpukan material yang membuat kondisi jalan makin sempit dan banyak lubang seperti kubangan kerbau.

Diduga, demi meraup keuntungan, pihak terkait mengabaikan mutu dan kualitas pekerjaan.

"Sangat parah, bahu jalan banyak yang terban, jalan pun banyak berlubang besar seperti kubangan kerbau, ini bisa membahayakan keselamatan pengendara dan bisa merenggut nyawa," ucap Badruddin salah satu warga kala dijumpai media ini.

"Kami berharap pekerjaan ini diselesaikan, dan membayarkan Hak warga," tukuknya.

Ketika dihubungi via pesan WhatsApp, PPK 2.5, Agusman mengatakan bahwa persoalan ini terletak pada Subkon dan Menkon.


"Sejatinya persiapan ini ada di Subkon dan Menkon, jadi kami pusing," tulis Gusman di pesan WhatsApp saat dihubungi Minggu (12/9/2021).

Hingga berita ini tayang, media ini berupaya mengkonfirmasi kepada pihak terkait lainnya.

(tim)

Powered by Blogger.