Dugaan Video Syur Makin Kencang, Bu Kadus Kini Menghilang

D'On, Kendal (Jateng),- Video porno sejoli yang diduga diperankan seorang Kepala Dusun (kadus) di Kendal, Jateng, tersebar luas. Kadus yang diduga sebagai pemeran wanita video porno itu sudah tiga hari ini tidak berangkat kantor.

Kepala desa tempat kadus itu bertugas, Zaenal Alimin menyebut Bu Kadus tak masuk kantor sejak Selasa lalu. "Kalau Bu Kadus memang sudah nggak kelihatan di kantor sejak hari Selasa (18/5) hingga Kamis (20/5) siang ini. Saya nggak tahu ke mana," kata Zaenal saat diwawancara Kamis (20/5).

Zaenal menyebut tidak ada keterangan apapun dari yang bersangkutan terkait ketidakhadirannya di kantor. "Tidak ada keterangan apapun dari yang bersangkutan. Yang jelas sejak hari Selasa sudah nggak kelihatan di kantor desa," jelasnya.

Zaenal juga mengaku tak mengenali pemeran prianya dalam video tersebut. "Saya nggak kenal pemeran prianya dan jelas bukan warga desa (setempat). Saya pastikan juga bukan perangkat desa di desa (ini). Wajahnya asing di desa kami," ujarnya.

Sedangkan untuk pemeran wanita dalam Video porno tersebut, Zaenal tak menyanggah jika wajahnya mirip dengan kadus perempuan yang menjadi bawahannya.

"Kalau wajahnya memang hampir mirip tapi apakah pemeran (wanita) itu memang sama dengan yang bersangkutan (Bu Kadus), saya nggak tahu pastinya. Biar hasil uji forensik polisi saja yang nantinya memastikan," kata Zaenal.

Sementara itu pihak Polres Kendal telah mengirimkan surat panggilan saksi kepada Plt Camat Rowosari, Saefudin dan Kepala Desa (Kades) Bulak, Zaenal Alimin.

"Jadi kita telah mengirimkan surat pemanggilan saksi kepada dua orang yakni Pak Camat dan Pak Kades pagi tadi. Jadi semalam sudah kita siapkan suratnya dan baru tadi pagi kita kirimkan," kata Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Tri Agung Suryomicho, Kamis (20/5).

Rencananya, kedua saksi ini akan menjalani pemeriksaan di Mapolres Kendal pada Senin (24/5) pekan depan. "Kedua saksi ini akan kita periksa di Mapolres Kendal besok Senin. Kita periksa sebatas beredarnya video syur tersebut," terangnya.

Selain mengirimkan surat panggilan kepada kedua saksi, Polres Kendal juga masih menyelidiki peredaran video porno diduga Bu Kadus dengan memeriksa saksi-saksi yang tahu peredaran video tersebut.

"Pemeriksaan saksi dari bawah dulu mulai dengan orang-orang yang tahu beredarnya video tersebut. Kita masih selidiki juga awal beredarnya video tersebut," jelasnya.

Terpisah, Plt Camat Rowosari, Saefudin, membenarkan telah menerima surat panggilan dari Polres Kendal terkait kasus video porno diduga Bu Kadus itu.

"Saya baru saja menerima surat panggilan dari polisi dan baru saja saya baca. Pemeriksaannya besok hari Senin (24/5) di Mapolres Kendal," kata Saefudin, Kamis (20/5).

(*)

No comments

Powered by Blogger.