Ketahuan Sering Jual Foto Porno, Perawat Ini Langsung Dipecat Atasan


D'On, Inggris,- Seorang perawat yang sudah menghabiskan lima tahun bekerja di rumah perawatan berakhir kehilangan pekerjaan. Gara-garanya, perawat ini ketahuan sering menjual foto porno. Sophie Broomfield menyebutkan bahwa dirinya senang bekerja sebagai perawat. Namun, Sophie butuh penghasilan tambahan.


Melansir The Sun, suatu hari Sophie diundang manajernya sepulang kerja. Rupanya, salah satu karyawan HRD menemukan foto porno yang dijual Sophie di Google.


Sophie lantas menyatakan bahwa dirinya siap berhenti menjual foto dewasa. Namun, pihak rumah perawatan menyuruhnya untuk keluar dari pekerjaan hari itu juga.


Hal itu sukses membuat wanita ini patah hati. Terlebih, Sophie sudah akrab dengan para pasien yang tinggal di rumah perawatan tersebut.


"Aku tidak paham, bagaimana memperlihatkan payudaraku di internet untuk mereka yang mau membayar, bisa mempengaruhiku dalam mengambilkan obat untuk pasien," ungkap Sophie kecewa.


"Aku menghabiskan 5 tahun dengan mereka. Aku melewatkan 50 jam per minggu dengan pasien, aku tahu rutinitas mereka, tahu obat apa yang mereka butuhkan. Kau tidak bisa merawat orang demi uang."


Sayang, alasan Sophie itu tidak diterima. Meski foto-foto seksinya diambil di waktu senggang, Sophie tetap dipecat.


"Aku sudah didiskriminasi karena menampilkan foto payudaraku di internet. Di waktu pribadiku," imbuhnya.


Pasca dipecat jadi perawat, Sophie memutuskan terjun ke industri dewasa sepenuhnya.


Tidak hanya itu, wanita ini bekerja sama dengan temannya yang memiliki perusahaan khusus industri dewasa.


Senada dengan Sophie, temannya yang bernama Chelsea Ferguson dulu bekerja di McDonalds dan Tesco.


Namun, dia memilih keluar dan berhasil membangun perusahaan. Lewat perusahaan ini, pekerja seks bisa mengunggah konten berbayar.


Meski sedih karena dipecat, mantan perawat menyebutkan bahwa dirinya sekarang bisa bebas memilih jam kerja.


Sophie juga lebih mandiri secara keuangan, dan sering mendapat pujian dari penggemarnya karena sukses dengan bisnis mereka.


(Suara.com)


No comments

Powered by Blogger.