Rekam Pegawai dalam Kolam Ikan Tanpa Busana Camat di Pekanbaru Dipolisikan

D'On, Pekanbaru (Riau),- Pinjaman uang yang melatarbelakangi peristiwa memalukan di Pekanbaru ini.

Seperti dilansir today.line.me, semula berawal saat pelapor CGP diminta oleh terlapor ABD, yang merupakan atasannya sebagai camat, untuk mencari uang pinjaman sebesar Rp 200 ribu. Namun CGP hanya mampu mendapatkan pinjaman separuhnya, dan hal ini lantas membuat ABD marah lalu menyuruhnya melepaskan seluruh pakaiannya dan masuk ke dalam kolam ikan.

Karena takut, korban pun mengikuti perintah oknum camat tak bertanggungjawab tersebut. Cukup lama ia berendam di dalam kolam ikan, sebelum akhirnya disuruh naik.

Namun tanpa ia duga, saat keluar kolam dalam kondisi tanpa busana, ABD merekamnya melalui telepon genggam.

Video itu lalu dikirim ke korban dan sempat diperlihatkan kepada teman korban.

Terang saja, korban merasa dipermalukan, meski dirinya laki-laki.

Dengan barang bukti video yang dikirimkan, korban langsung mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan.

Saat ini, kasusnya masih dalam tahap penyelidikan. Pihak kepolisian masih menunggu hasil laboratorium forensik Cabang Medan, Sumatera Utara untuk gelar perkara, sebagai penentu kasus akan dihentikan atau dilanjutkan ke penyidikan.

“Setelah diterima hasil lab akan dilakukan gelar perkara,” kata Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto SIK.

Karena hasil uji laboratorium belum keluar, terlapor juga belum diperiksa.

“Kalau saksi lain sudah, termasuk yang membuat laporan,” terang Kombes Sunarto.

(mond/PSC)

No comments

Powered by Blogger.