Ngaku Dibegal Tapi Terlilit Utang, Ibu Ini Nekat Potong 4 Jarinya dan Terancam Dipenjara

D'On, Medan (Sumut),- Hanya sebuah benda mati namun mampu menguasai dan mengendalikan makhluk hidup. Itulah gambaran uang.

Ya, uang juga bisa membuat seseorang gelap mata dan hati, bahkan hingga kehilangan akal sehat.

Seperti contohnya kejadian di Medan, Sumatera Utara ini. Seorang ibu-ibu nekat membuat laporan palsu bahwa dirinya menjadi korban begal di Jalan AR Hakim Medan pada Jumat (15/5/2020) hingga membuat empat jarinya putus dan kehilangan uang Rp 4 juta.

Untuk meyakinkan hal itu, Erdina Sihombing sengaja memotong jarinya sendiri menggunakan parang agar mendapat klaim asuransi.

“Motifnya adalah karena tekanan ekonomi dan dililit utang agar mendapat klaim asuransi,” ucap Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin.

Berbekal laporan darinya, petugas pun kemudian melakukan penyelidikan. Namun hasilnya di luar dugaan. Setelah dicek, tak ada aksi begal seperti yang dilaporkan Erdina.

“Yang pasti ini adalah kasus pertama di lingkungan Polda Sumut dan saya bersyukur para penyidik tidak bisa ditipu,” kata Kapolda.

Akibat perbuatan nekatnya, Erdina harus mendekam di sel tahanan karena telah melanggar Pasal 242 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Bukan hanya itu, dia juga menjadi cacat akibat kehilangan empat jarinya.

(PSC)

No comments

Powered by Blogger.