Punya Paras Cantik, Gadis ini Ternyata Pembunuh Bayaran dan Bos Narkoba


D'On, Meksiko,- Pembunuh bayaran yang juga bos narkoba, La Catrina tewas ditembak mati oleh polisi Meksiko.

Wanita cantik yang dikenal kejam itu tersungkur di tanah setelah peluru tajam menembus tubuhnya. Wajah dan pakaiannya berlumuran darah.

La Catrina dicurigai sebagai salah satu tokoh utama Jalisco New Generation Cartel (CJNG), sebuah kartel narkoba yang terkenal kejam di Meksiko.
Dia terkenal karena kerap memamerkan lekuk tubuhnya dan senjata berbahaya di media sosial, seperti disebutkan The Sun, Selasa (14/1).

Dia memimpin tim pembunuh bayaran di jaringan CJNG. Kartel narkoba inilah yang melakukan penyergapan terhadap polisi pada 14 Oktober 2019 di kota Aguililla di Negara Bagian Michoacan.

La Catrina tinggal di rumah persembunyian dengan beberapa anggota kartel bersenjata. Pihak berwenang mendapat petunjuk dan menyerang mereka.

Polisi Garda Nasional menggerebek geng tersebut dan baku tembak mematikan pecah.

Nama asli La Catrina adalah Maria Guadalupe Lopez Esquivel. Ia akhirnya tewas setelah lehernya diterjang peluru polisi.

Dalam rekaman yang diambil selama baku tembak, La Catrina terlihat berjuang untuk tetap hidup.

Seorang polisi mengatakan padanya untuk tetap tenang dan menunggu helikopter yang sedang dalam perjalanan untuk membawanya ke rumah sakit.

Petugas polisi itu berkata, “Tenang, Nak. Helikopter datang untuk Anda.”

Namun, ia tewas karena luka tembak beberapa menit setelah helikopter lepas landas.

La Catrina bersama gengnya beroperasi di Amerika, Asia dan Eropa. Ia bertugas membayar sesama penjahat dan memimpin pembunuhan, pemerasan, dan penculikan.

Petugas Garda Nasional Meksiko juga dilaporkan menangkap beberapa anggota kartel yang diidentifikasi bernama Alejandra, Everardo, Brayan, Juan Carlos, Octavio, Pedro dan Alejandro.

Polisi menemukan 10 senjata api dengan amunisi dan menyita beberapa kendaraan selama serangan berikutnya.

(rmol/pojoksatu)

No comments

Powered by Blogger.