Taliban Klaim Serangan di Kabul Adalah Tindakan Mereka


D'On, Taliban (Afghanistan),- Sebuah serangan para gerilyawan Taliban yang menyasar sebuah perusahaan keamanan di bagian timur kota Kabul pada Rabu (28/11/2018) menewaskan 10 orang.
Perwakilan pejabat Afghanistan melaporkan sedikitnya 19 orang terluka setelah seorang melakukan serangan bom bunuh diri.

Serangan di Kabul tersebut hanya berselang beberapa jam setelah sebelumnya mereka terlibat pertempuran dengan pasukan pemerintah Afghanistan di provinsi Helmand Selatan. Dilaporkan bahwa pertempuran menewaskan 30 warga sipil dan 16 pasukan taliban.

Dilansir dari Time (28/11/2018) Juru Bicara Kementrian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish, mengatakan serangan di Kota Kabul terjadi ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan bahan peledaknya, kemudian diikuiti serangan dari geriliyawan Taliban lain yang memicu pertempuran senjata dengan pasukan keamanan di daerah tersebut.

"Operasi pembersihan sedang berlangsung di daerah Kabul dan pasukan keamanan berusaha menjaga lokasi dari serangan. Tapi, ada kemungkinan lebih banyak penyerang mungkin bersembunyi pada suatu tempat di lokasi penyerangan," ujar Danish.

Juru Bicara Polisi Kabul, Basir Mujahid mengungkapkan perusahaan yang diserang oleh gerilyawan Taliban itu merupakan perusahaan keamanan bernama G4S. Dalam keterangannya disebutkan, perusahaan tersebut memiliki informasi kontak dengan London.

Taliban yang dalam beberapa tahun terakhir merebut hampir separuh wilayah Afghanistan menuding pemerintahan saat ini adalah boneka Amerika. Pihak Taliban telah menolak ajakan negosiasi dari pemerintah dan memilih menyerang pasukan keamanan Afghanistan hampir tiap hari.

Qari Yusouf Ahmadi, salah satu Juru Bicara Taliban mengklaim pihaknya bertanggung jawab atas serangan 24 jam di Kabul dan Helmand. Dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke media, ia mengatakan seluruh korban adalah warga sipil. (TIME.com)

No comments

Powered by Blogger.