![]() |
| PENCARIAN DIHENTIKAN, DUA BOCAH HANYUT DI PANTAI ULAK KARANG BELUM DITEMUKAN |
D'On, PADANG — Operasi pencarian dua bocah yang hanyut di Pantai Ulak Karang, Kota Padang, resmi dihentikan pada Jumat (24/4). Keputusan ini diambil setelah upaya pencarian selama hampir sepekan tak membuahkan hasil, meski seluruh sumber daya telah dikerahkan secara maksimal.
Penghentian operasi bukan tanpa alasan. Selain mengacu pada standar operasional prosedur (SOP), keputusan tersebut juga merupakan hasil kesepakatan antara keluarga korban, tim SAR gabungan, dan perangkat kelurahan. Realitas pahit harus diterima: tidak ada satu pun tanda keberadaan korban yang ditemukan.
“Operasi SAR sudah tidak efektif lagi, maka dihentikan. Namun, jika ditemukan indikasi baru, operasi akan dibuka kembali,” tegas Jodi, Humas SAR Kelas A Padang.
Sejak pagi hingga petang di hari terakhir pencarian, tim SAR berpacu dengan waktu. Enam Search and Rescue Unit (SRU) diterjunkan, membelah laut dan daratan. Empat SRU menyisir sektor laut dengan cakupan hingga ±20 mil laut, sementara dua lainnya menyisir garis pantai ke arah utara dan selatan sejauh ±3 kilometer.
Namun hingga pukul 18.00 WIB, hasilnya tetap nihil.
Operasi ini bukan tanpa kekuatan. Berbagai peralatan canggih dikerahkan mulai dari perahu karet lengkap dengan motor tempel, drone thermal untuk pencarian udara, hingga perlengkapan penyelaman. Puluhan personel lintas instansi juga turun langsung, dari TNI, Polri, BPBD, hingga relawan dan masyarakat.
Kendala utama yang dihadapi adalah luasnya area pencarian yang menuntut pembagian sektor secara presisi dan tenaga yang tidak sedikit. Meski cuaca relatif bersahabat dengan angin 3–7 knot, kondisi laut tetap menyimpan tantangan tersendiri.
Peristiwa ini bermula pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 10.00 WIB. Dua bocah, Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), warga Gunung Pangilun, tengah bermain air bersama teman-temannya. Dua jam berselang, keduanya terseret arus laut yang tiba-tiba menguat.
Upaya penyelamatan spontan oleh warga sekitar tak mampu menjangkau ganasnya arus. Sejak saat itu, harapan keluarga menggantung di antara gelombang menunggu kabar yang tak kunjung datang.
Kini, operasi boleh dihentikan. Tapi luka dan penantian belum benar-benar usai.
(Mond)
#Peristiwa #BocahHanyut #Padang #Daerah
