Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Cekcok Parkir di Taplau Kembali Terjadi, Soroti Lemahnya Pengawasan Pemko Padang

27 April 2026 | April 27, 2026 WIB Last Updated 2026-04-27T06:57:05Z

Cekcok Parkir di Taplau Kembali Terjadi, Soroti Lemahnya Pengawasan Pemko Padang



D'On, PADANG — Persoalan parkir di kawasan wisata Pantai Padang (Taplau) kembali memicu konflik. Cekcok antara pengunjung dan pedagang yang terjadi pada Minggu sore (26/4/2026) bukan sekadar insiden biasa, melainkan cerminan lemahnya pengawasan Pemerintah Kota (Pemko) Padang, khususnya peran Dinas Perhubungan (Dishub) dalam menata parkir di kawasan tersebut.


Seorang pengunjung dengan akun Instagram indahmutiarasanii meluapkan kekecewaannya setelah mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat berwisata bersama keluarga. Dalam unggahannya, ia menyoroti adanya dugaan “penguasaan” area parkir oleh oknum pedagang.


“Miris bgt! Taplau masih tempat wisata kan? Kenapa jadinya kaya punya pribadi ya? Kaya kita numpang parkir dirumah orang tapi ttp bayar!

Singkat cerita: kita parkir didepan tempat bapak ini jualan, dan mau ngajak anak main mobilan ditempat lain, tapi bapak ini nyuruh kita pergi dengan sikap tidak sopan (ngusir) ketempat yg mau kita tuju karna kalau PARKIR disana harus BELANJA DITEMPATNYA,
“KALAU NIO MAIN DISINAN PARKIR KASITU, NDAK BISA DISIKO!” Nahh apa taplau ini punya bapak ini ya????
Gw sebagai pengunjung heran dong kenapa harus gitu ya kalau main ditaplau. 


Keluhan ini bukan yang pertama. Praktik parkir “bersyarat belanja”, penguasaan titik-titik parkir oleh oknum, hingga sikap arogan terhadap pengunjung telah lama dikeluhkan masyarakat. Namun ironisnya, penertiban dari pihak berwenang terkesan tidak konsisten.


Pantai Padang sebagai ikon pariwisata di Padang seharusnya berada di bawah pengelolaan yang tertib dan profesional. Namun kondisi di lapangan justru memperlihatkan sebaliknya seolah-olah ruang publik dibiarkan “dikelola” secara liar tanpa kontrol yang jelas.


Peran Dinas Perhubungan Kota Padang sebagai instansi yang bertanggung jawab terhadap tata kelola parkir pun dipertanyakan. Minimnya pengawasan, tidak tegasnya penindakan, serta lemahnya kehadiran petugas di lapangan membuat praktik-praktik semacam ini terus berulang.


Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya memicu konflik antara pengunjung dan pedagang, tetapi juga berpotensi merusak citra pariwisata Kota Padang secara keseluruhan.


Pertanyaannya kini jelas: sampai kapan Pemko Padang membiarkan kawasan wisata dikelola tanpa pengawasan yang tegas?


(Mond)


#Parkir #Peristiwa #Viral #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update