Seorang Polisi Ditabrak Hingga Tulang Patah Saat Razia Knalpot

D'On, Sukoharjo (Jateng),- Briptu Rio Pramudinto Utoyo, personel Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri ditabrak seorang pengendara motor berknalpot brong yang mencoba menghindari razia petugas di Jakan Wonogiri - Pracimantoro, Jawa Tengah, pada Selasa (11/1) lalu.


Akibat kejadian tersebut, Briptu Rio mengalami luka-luka serius sehingga harus dirawat di RS Indriati Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo. Briptu Rio kini dirawat di Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo.

"Mas Rio lukanya serius, ada retak di kepala, tulang bahu kanan patah, dan ada pendarahan klacifula kanan. Tapi alhamudillah kondisinya sadar meski harus dirawat intensif," ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto saat dikonfirmasi, Selasa (18/1).

Terkait pelaku penabrak, Dydit mengatakan polisi tak bisa melakukan penahanan karena usianya di bawah umur dengan status pelajar SMA. Meski demikian, proses penindakan yang terukur seperti wajib lapor dan pembinaan atas pelaku yang berjumlah dua orang yakni FAR dan WTW.

"Pelakunya dua orang berboncengan. Tapi karena di bawah umur dengan status pelajar, maka kita tidak lakukan penahanan. Sanksi terukur tetap, seperti wajib lapor dan pembinaan," ujar Dydit.

Kecelakaan yang dialami Briptu Rio diawali dari gelar razia lalu-lintas dengan sasaran knalpot brong di di tepi Jalan Wonogiri-Pracimantoro, tepatnya di Dusun Jurug, Desa Tubokarto, Kecamatan Pracimantoro.


Sebuah sepeda motor Yamaha terlihat tanpa spion dan menggunakan knalpot brong sehingga akan dihentikan petugas. Namun, pengendara yang berboncengan tersebut langsung tancap gas dan hilang kendali hingga menabrak Briptu Rio yang kemudian terpental sekitar sejauh 2 meter.

(dmr/kid)

Powered by Blogger.