Soal Transfer Ganda Insentif Nakes, Anggota DPR Sebut Kemenkes Buat Kesalahan Fatal

D'On, Jakarta,- Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati menyayangkan kejadian transfer ganda pada insentif tenaga kesehatan (nakes) yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan.


Belum lama ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendapat temuan bahwa terdapat kelebihan pembayaran insentif nakes. Kemenkes pun meminta nakes untuk mengembalikan insentif yang berlebih itu.

"Nakes ini kan sudah beberapa waktu yang lalu sudah ketunda-tunda pembayarannya terus juga, bahkan sempat diturunkan kemudian sekarang giliran dibayar kok double," ujar Mufida dalam keterangannya, Kamis (28/10).

Mufida menilai, meminta kembali insentif yang telah ditransferkan bukan perkara mudah. Menurutnya, kejadian ini adalah kesalahan yang sangat fatal dan perlu dievaluasi.

Selain itu, perlu ada solusi sistem yang lebih mudah oleh Kemenkes dalam mengatasi double transfer agar para nakes tidak direpotkan dan tidak dalam tekanan.

"Karena bukan salah mereka. Ya memang benar itu bukan haknya, tapi menurut saya, double transfer sekian banyak tenaga kesehatan menurut saya itu fatal. Harus ada evaluasi secara menyeluruh dari Kemenkes, itu menurut saya," tuturnya.

Politisi PKS ini tidak ingin tenaga kesehatan menjadi pihak yang dirugikan. Terlebih, nakes menjadi pahlawan di garda terdepan dalam penanganan Covid-19 dan telah mengalami keterlambatan pembayaran insentif.

"Saya hanya ingin tidak ada intimidasi di sini, artinya ketika pemerintah meminta kembali dipulangkan jangan ada penekanan (kepada nakes) yang membuat tekanan-tekanan yang tidak bagus, karena bagaimanapun beliau-beliau ini adalah pahlawan yang sangat luar biasa di tengah pandemi jadi minta tolong untuk dihargain, dihormati," imbuh Mufida.

Mufida berharap, Kemenkes punya cara yang tidak memberatkan dan tidak merepotkan tenaga kesehatan. Komisi IX DPR RI juga berencana mengadakan rapat dengan mitra kerja terkait untuk memverifikasi kejadian tersebut setelah masa reses berakhir. 

(mdk/bal)


Powered by Blogger.