Deretan Kebengisan KKB di Papua, Bunuh Guru hingga Siswa

D'On, Papua,- Ulah bengis Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua tiada hentinya. Mereka melakukan sejumlah rentetan kekerasan bersenjata terhadap guru hingga siswa sekolah di Papua.

Gerombolan KKB ini menembaki guru dan siswa sekolah, hingga menimbulkan korban tewas. Tak hanya berhenti di situ, mereka juga membakar sekolah.

Dirangkum pada Jumat (16/4/2021), deretan kebengisan KKB terjadi sejak pekan lalu. Seorang guru SD di Kabupaten Puncak, Papua ditembak oleh KKB.

Berikut deretan kebengisan KKB Papua terhadap guru hingga siswa:

1. Guru SD di Papua Tewas Ditembak KKB

KKB Papua melakukan penembakan terhadap masyarakat sipil di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, tadi pagi. Akibatnya, seorang guru SD atas nama Oktovianus Rayo (43) tewas dalam penembakan itu.

"Iya betul (ada guru SD yang tewas)," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal pada Kamis (8/4/2021) lalu.

Kejadian bermula sekitar pukul 09.50 WIT tadi di Kampung Julukoma di mana telah terjadi penembakan oleh kelompok KKB terhadap masyarakat sipil. Orang tak dikenal (OTK) datang ke rumah Oktovianus.

Menurut Kamal, saat itu korban sedang menjaga kios. Tiba-tiba OTK tersebut masuk ke rumah dan langsung melakukan penembakan ke arah korban.

Adapun tembakan itu mengenai bagian rusuk sebelah kanan Oktovianus. Korban pun meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya itu.

"Mengenai rusuk kanan dan luka lubang sebanyak 2 lubang tidak tembus dan mengakibatkan korban meninggal dunia," tuturnya.

Dua orang dikabarkan sempat hilang usai penembakan ini, namun beberapa waktu kemudian ditemukan. Polisi menyebut KKB Papua yang menembak guru SD ini pimpinan kelompok Sarbinus Waker.

2. KKB Bakar 3 Sekolah di Kabupaten Puncak

KKB di Papua membakar tiga sekolah di Kabupaten Puncak. Pembakaran dilakukan sore hari usai penembakan terhadap guru SD.

Mereka juga membakar rumah guru. Kini kondisi bangunan-bangunan itu disebut rata dengan tanah.

"Informasi terbaru sekira pukul 18.15 WIT, sekolah SD Jambul. SMPN 1 dan SMA 1 Beoga, serta rumah guru dibakar oleh KKB. Sudah rata dengan tanah kondisinya," kata Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudussy, Kamis (8/4/2021).

KKB yang membakar tiga sekolah tersebut merupakan kelompok yang dipimpin oleh Nau Waker. Kelompok ini diburu personel TNI-Polri.

"Pimpinan dia (Nau Waker). TNI-Polri akan terus bergerak, segera mungkin untuk mengejar KKB. Di mana TNI-Polri telah berhasil kuasai wilayah Waker di Intan Jaya kemarin," ucap Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudussy pada Kamis (8/4/2021).

3. Guru SMP Tewas Ditembak KKB

Penembakan oleh KKB kembali terjadi di kawasan Kabupaten Puncak, Papua. Kini Seorang guru SMP bernama Yonatan Randen tewas akibat penembakan tersebut.

Informasi tersebut dibenarkan oleh Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia. Dia mengatakan satu orang yang menjadi korban baru penembakan oleh KKB merupakan guru SMPN 1 Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

"Kami kesulitan komunikasi, informasi sore tadi ada penambakan, korban bernama Yonatan Randen," Kaya Nyoman melalui pesan singkat, Jumat (9/4/2021), yang diterima pukul 22.33 WIT.

TKP penembakan Yonathan berada di rumahnya beralamat Ujung Bandara Beoga, Kabupaten Puncak. Peristiwa penembakan terjadi kurang-lebih pukul 16.45 WIT waktu setempat.

4. Pelajar Tewas Ditembak KKB Papua

KKB Papua kembali berulah, kini terhadap seorang siswa atau pelajar. Satu orang pelajar SMA di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, tewas ditembak KKB.

Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes Iqbal Al Qudusy membenarkan bahwa KKB kembali menembak warga. Iqbal mengatakan korban bernama Ali Mom, seorang laki-laki siswa kelas I SMA 1 Ilaga.

"Iya benar, kejadiannya di Ilaga, KKB menembak pelajar di sana," Iqbal saat dihubungi, Jumat (16/4/2021).

Iqbal mengatakan peristiwa penembakan itu terjadi pada Kamis (15/4) sekitar pukul 19.15 WIT. Iqbal mengatakan KKB itu diduga anak buah Lekagak Telenggeng.

"Kemarin ya kejadiannya, diduga pelaku merupakan anak buah Lekagak Telenggeng," kata Iqbal.

Iqbal mengatakan KKB juga membakar motor korban. Dia menyebut korban ditembak sebanyak dua kali di bagian kepala dan dibacok bagian kepala.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan seorang siswa tewas itu bernama Ali Mom. Sebelum ditembak, Ali dihubungi oleh orang yang tak dikenal untuk membeli rokok.

"Korban atas nama Ali Mom dihubungi oleh seseorang yang tidak dikenal, kemudian meminta korban untuk membelikan rokok dan pinang, serta meminta untuk barang belanjaan tersebut diantarkan ke Kampung Uloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak," kata Kamal dalam keterangan yang diterima pada Jumat (16/4/2021).

Kamal mengatakan korban memenuhi permintaan tersebut. Korban mengantar barang-barang tersebut ke lokasi yang telah disebutkan dengan menggunakan sepeda motor.

"Sesampai di pinggir jalan Kampung Uloni, Distrik Ilaga Kabupaten Puncak, korban dihadang oleh KKB dan langsung ditembak dengan menggunakan senjata api sebanyak dua kali tembakan di bagian kepala dan dibacok pada bagian kepala. Kemudian sepeda motor yang digunakan korban dibakar oleh KKB," kata dia.

Pihak keluarga mendapatkan informasi penembakan itu pada hari berikutnya. Sekitar pukul 06.30 WIT tadi, keluarga mendatangi lokasi.

5. Bunuh Warga dan Bakar Rumah Wakil Ketua DPRD

Seorang pengemudi ojek dibunuh oleh KKB di Kampung Eromaga, Kabupaten Puncak, Papua. Peristiwa itu terjadi pada siang hari.

"Pukul 13.20 WIT, kami mendapat informasi telah terjadi pembunuhan tukang ojek di Kampung Eromaga," kata Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudussy kepada detikcom, Rabu (14/4/2021).

Iqbal mengungkap pengemudi ojek tersebut bernama Udin (41). Dia dibunuh dengan cara ditembak di area Pasar Ilaga.

"Hasil visum et repertum sementara korban mengalami luka tembak pada bagian samping kanan kepala tembus pipi kanan. Dan luka tembak bagian dada kanan tembus pinggang sebelah kiri," jelas Iqbal.

"Saat ini jenazah masih disemayamkan di Puskesmas Ilaga," tutup Iqbal.

Iqbal juga membenarkan kabar soal KKB membakar rumah di Kampung Beoga. "(Rumah) Wakil (Ketua) DPRD," ucap Iqbal.

(detikcom)

No comments

Powered by Blogger.