Polisi Dalami Pengakuan Warga Pinrang Jadi Joki Vaksin Covid Demi Uang

D'On, Pinrang (Sulsel),- Kepolisian menyelidiki pengakuan Abdul Rahim (49) yang telah mendapatkan belasan kali suntikan vaksinasi Covid-19 setelah dirinya menjadi joki vaksin yang viral media sosial.


Kapolres Pinrang, AKBP Arief Sugiarto mengatakan, bahwa pihaknya masih mendalami pengakuan dari Abdul Rahim setelah viral di media sosial.

"Sementara masih dalam penanganan dan penyelidikan oleh Satreskrim untuk ditindaklanjuti," kata Kapolres Pinrang, Selasa (21/12).

Meski demikian, Arief belum dapat menjelaskan secara terperinci, lantaran hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk membuktikan pengakuan yang disampaikan oleh warga tersebut sebagai joki vaksin.

"Sementara belum bisa diberikan Keterangan lengkap, karena masih dipelajari dan dikumpulkan keterangan untuk semua pihak yang terkait validitas pernyataan yang bersangkutan," jelasnya.

Sebelumnya, seorang warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, mendadak viral di media sosial setelah menyebarluaskan video pengakuan dirinya telah menjadi joki suntikan vaksin Covid-19 sebanyak 16 kali.

Video pengakuan joki vaksin itu diunggah Abdul Rahim (49) warga Kelurahan Bentengnge Kecamatan Watang Sawitto Kabupaten Pinrang, berdurasi sekitar 31 detik.

Dalam video itu, pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini mengaku dirinya rela menggantikan orang lain untuk mendapatkan suntikan sebanyak 14 orang warga.

"Saya telah melakukan vaksinasi 14 orang pengganti vaksinasi. Adapun suntikan yang saya terima ada 16 kali," kata Abdul Rahim dalam videonya, Senin (20/12).

Abdul Rahim membeberkan alasan dirinya rela menjadi pengganti orang yang menerima vaksinasi disebabkan masalah ekonomi.

"Upah yang diberikan antara Rp 100 ribu hingga Rp 800 ribu," bebernya.


(mir/ain/cnn)

Powered by Blogger.