Ditembak Tentara Israel, Remaja Palestina Tewas Saat Masih Ditahan

D'On, Israel,- Kasus penembakan remaja Palestina oleh pasukan tentara Israel kembali terjadi. Kali ini, korban diketahui baru berusia 16 tahun.

Sebagaimana diwartakan oleh Al Jazeera, korban bernama Mohammad Damir Matar dan ia ditembak di dekat Desa Deir Abu Meshal, dekat Ramallah pada Rabu (19/8) malam waktu setempat.
Disebutkan pula bahwa sebelum meninggal, Mohammad sempat dibawa pergi dan ditahan para tentara Israel.

Pada saat kejadian, Mohammad bukanlah satu-satunya warga Palestina yang tertembak oleh pasukan Israel. Pasalnya, ketika insiden terjadi, ada dua warga Palestina lain yang juga ikut ditembak.

Namun, sejauh ini, hanya Mohammad yang dilaporkan meninggal karena luka-lukanya.

"Mohammad Damir Matar, 16, termasuk di antara tiga warga Palestina yang ditembak oleh pasukan Israel di dekat Desa Deir Abu Meshal, dekat Ramallah," terang pihak Kementerian Kesehatan Palestina di Tepi Barat.

Sebelumnya, Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina (IFRC) sempat menyampaikan bahwa mereka telah membawa dua pemuda yang terluka ke rumah sakit di Ramallah. Sedangkan, yang korban ketiga yang terluka ditahan oleh pasukan Israel.

Sementara itu, kepala dewan lokal Deir Abu Meshal, Emad Zahran, menjelaskan bahwa pihak keluarga telah mendapatkan kabar kematian Mohammad dari pasukan Israel. Berita kematian Mohammad itu pun dikatakan terjadi hanya berselang beberapa jam pasca penahanannya.

"Mohammad ditahan saat fajar setelah ditembak oleh tim tentara pendudukan (Israel)," ucap Zahran menambahkan.


(Al jazeera/akurat)

No comments

Powered by Blogger.