5 Hoaks yang Beredar Diseputaran Kasus Pembunuhan Brigadir J

D'On, Jakarta,- Kasus penembakan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas mantan Ketua Divisi Profesi dan Keamanan, Irjen Pol Ferdy Sambo masih terus bergulir.

Kasus tersebut semakin memanas setelah Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Seperti diketahui, awal mula kasus tersebut beredar dugaan awal penyebab adanya penembakan tersebut karena pelecehan yang dilakukan oleh Brigadir J kepada Putri Candrawathi. Namun, setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan kasus tersebut, terdapat beberapa hal yang ganjal.

Seiring dengan berkembangnya penyidikan terhadap kasus tersebut, terdapat beberapa hoaks yang bertebaran akibat kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo. Apa saja? Simak informasi lengkapnya berikut ini


1. Putri Candrawathi Buat Laporan Hoaks Soal Pelecehan Seksual Brigadir J

Diketahui, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri telah menggugurkan laporan dugaan pelecehan yang dilaporkan oleh Putri Candrawathi dalam kasus tersebut.

Lebih lanjut, laporan dugaan percobaan pembunuhan terhadap Bharada E yang dilaporkan anggota Polres Metro Jakarta Selatan pada hari Jumat, 8 Juli 2022 lalu juga digugurkan.

Menanggapi adanya laporan palsu yang dibuat oleh Putri Candrawathi, kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto meminta semua pihak untuk menunggu perkembangan penyidikan yang dilakukan oleh Tim Khusus Polri.

2. Hoaks Temuan Bunker Rp 900 Miliar di Kediaman Ferdy Sambo

Diketahui, Mabes Polri menepis kabar informasi terbaru yang menyebut adanya temuan bunker yang berisikan uang sebanyak Rp 900 miliar di kediaman Irjen Ferdy Sambo. 

Timsus yang melaksanakan penyidikan dalam kasus tersebut menyebut bahwa informasi terkait hal itu tidaklah benar alias hoaks.

"Berdasarkan informasi dari tim khusus yang melakukan penggeledahan di beberapa tempat Irjen FS (Ferdy Sambo), info soal bunker Rp 900 miliar tidaklah benar," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (20/8/2022).

3. Hoaks Ferdy Sambo Ancam Akan Buka Borok Polri Usai Dirinya Jadi Tersangka

Dalam sebuah akun Facebook bernama @Adventure, terdapat sebuah unggahan video yang berisikan narasi bahwa Ferdy Sambo akan mengancam buka borok Polri jika ia menjadi tersangka.

"Ferdy Sambo ‘Mengamuk’ di Mako Brimob, Tebar Ancaman Bakal Buka Borok Polri Jika jadi TERSANGKA!”.

Diketahui, kabar tersebut merupakan hoaks atau tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.

4. Hoaks Kapolda Metro Fadil Imran Terima Suap dari Kartel Narkoba

Beredar juga berita hoaks bahwa Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran telah menerima suap sebanyak Rp 40 miliar dari kartel narkoba.

Hal tersebut beredar pada saat sebuah akun Twitter bernama @Opposite6890 yang mengunggah informasi bohong tersebut. Saat ini, polisi tengah memburu pemilik akun tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Auliansyah Lubis bahwa pelaku yang belakangan ini diketahui bernama AH (24) mengklaim memperoleh data dari akun Twitter @Opposite6890.

AH sendiri sebagai pelaku yang menyebarkan video hoaks mengenai hal tersebut.

5. Hoaks Rekaman Suara Brigadir J Disiksa

Beredar sebuah video pada platform TikTok yang menunjukkan suara seseorang tengah disiksa. Video tersebut beredar dan diklaim merupakan suara dari Brigadir J yang sedang disiksa saat dalam perjalanan.

Dari hasil penelusuran, video tersebut bukanlah suara dari Brigadir J. Suara yang ada di dalam video tersebut adalah suara Laskar FPI sebelum meregang nyawa pada Desember 2020 lalu. Karena itu, rekaman rintihan Brigadir J itu dipastikan hoaks.


(M)


#hoaks #FerdySambo #PembunuhanBrigadirJ #putricandrawathi #BrigadirJ

Powered by Blogger.