
Bus AKAP PO Al-Hijrah Tujuan Sumbar Terjun ke Jurang di Lahat, Pelajar 14 Tahun Tewas
D'On, LAHAT – Kecelakaan tragis terjadi di jalur berbahaya Jalan Lintas Tengah Sumatera. Sebuah bus antar kota antar provinsi (AKAP) milik PO Al-Hijrah terjun ke jurang di wilayah Desa Sugihwaras, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Senin (16/3/2026) dini hari.
Bus jenis R8 Volvo berwarna abu-abu dengan nomor polisi BA-7025-WBU itu diketahui sedang dalam perjalanan menuju Sumatera Barat. Namun nahas, saat melintasi jalur perbukitan yang dikenal memiliki tanjakan curam dan tikungan tajam, kendaraan diduga mengalami slip hingga kehilangan kendali sebelum akhirnya terperosok ke jurang di sisi kiri jalan.
Insiden mengerikan tersebut merenggut satu nyawa penumpang. Korban meninggal dunia diketahui seorang pelajar berinisial C.S.W.B.S (14).
Selain korban tewas, satu penumpang lain berinisial D.A.K.B.P (32) mengalami luka berat berupa cedera pada bagian leher. Sementara lima penumpang lainnya mengalami luka ringan akibat benturan saat bus jatuh ke jurang.
Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah warga sekitar melaporkan kejadian tersebut ke layanan darurat 110. Mendapat laporan itu, aparat kepolisian dari Polda Sumatera Selatan bersama jajaran Polres Lahat langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas harus bekerja keras mengevakuasi para korban di tengah kondisi jalan yang gelap serta medan perbukitan yang curam. Proses evakuasi berlangsung dramatis pada dini hari.
Seluruh korban kemudian berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Lahat untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini, Satlantas Polres Lahat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada faktor kondisi jalan yang licin serta jalur ekstrem yang dipenuhi tanjakan dan tikungan tajam.
Polisi juga mengingatkan para pengemudi, khususnya angkutan umum yang melintasi jalur Lintas Tengah Sumatera, agar lebih waspada dan mengurangi kecepatan, terutama saat melintas pada malam hingga dini hari.
Jalur tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Sumatera Selatan karena kontur jalan yang ekstrem dan minim penerangan.
(Mond)
#Peristiwa #Kecelakaan